Uptodai.com - Mentalitas Lionel Messi di Barcelona memang berada pada level yang sulit dijangkau oleh pemain sepak bola biasa pada umumnya. Samuel Umtiti, mantan rekan setimnya di Camp Nou, baru-baru ini membagikan kisah menarik mengenai ambisi luar biasa sang megabintang asal Argentina tersebut.

Selama lima tahun berseragam Blaugrana bersama Messi, Umtiti menyaksikan bagaimana standar tinggi selalu diterapkan oleh pemain berjuluk La Pulga itu. Bagi Messi, kemenangan tim saja ternyata belum cukup untuk memberikan kepuasan batin yang sempurna jika ia tidak berkontribusi langsung.

Ambisi Gol yang Tak Pernah Padam

Umtiti mengungkapkan bahwa kebahagiaan Messi sangat bergantung pada kontribusinya di atas lapangan, terutama dalam mencetak gol. Pemain yang kini membela klub Prancis tersebut mengenang momen-momen unik saat Barcelona meraih kemenangan besar di berbagai kompetisi.

Meskipun Barcelona berhasil melumat lawan dengan skor telak 4-0, Messi bisa tetap merasa tidak senang jika namanya tidak tercantum di papan skor. Obsesi terhadap gol ini menjadi bahan bakar utama yang membuatnya terus berada di puncak performa selama belasan tahun di Eropa.

“Hanya ada satu pemain seperti Leo yang mampu memenangkan pertandingan hampir sendirian di semua level,” ujar Umtiti dengan penuh kekaguman. Menurut bek asal Prancis tersebut, Messi memiliki pola pikir yang sangat spesifik untuk selalu menjadi penentu hasil akhir pertandingan setiap saat.

Standar Tinggi Sang Peraih Ballon d’Or

Kisah ini menjelaskan mengapa Messi mampu menjaga konsistensi mencetak minimal 30 gol selama lima musim berturut-turut saat bermain bersama Umtiti. Bahkan, dalam beberapa musim puncaknya, koleksi gol pemain kelahiran Rosario itu mampu menembus angka fantastis yakni 50 gol.

Umtiti menegaskan bahwa ciri khas pemain hebat adalah ketidakpuasan terhadap pencapaian yang biasa-biasa saja. Messi selalu memacu dirinya sendiri untuk melampaui batas, bahkan ketika timnya sudah berada di atas angin dan dipastikan meraih tiga poin.

Dorongan internal inilah yang membuat Messi tetap kompetitif meski telah memenangkan hampir semua trofi bergengsi di dunia. Bagi para pemain Barcelona saat itu, melihat kemarahan Messi saat gagal mencetak gol adalah pemandangan yang memotivasi mereka untuk ikut bekerja keras.

Kecerdasan Taktis di Luar Kemampuan Teknis

Selain soal produktivitas, Umtiti juga sangat mengagumi kecerdasan bermain yang dimiliki oleh kapten tim nasional Argentina tersebut. Baginya, Messi bukan sekadar pemain yang mengandalkan teknik dribel memukau atau penyelesaian akhir yang akurat semata.

Messi memiliki kemampuan membaca ruang dan waktu yang sangat berbeda dibandingkan dengan pemain-pemain elite lainnya. Ia tahu persis kapan harus melepaskan umpan kunci atau kapan harus melakukan akselerasi untuk membongkar pertahanan lawan yang sangat rapat.

Kombinasi antara bakat alami dan kerja keras membuat Messi menjadi sosok yang hampir mustahil untuk dihentikan oleh bek manapun. Umtiti mengakui bahwa berlatih bersama Messi setiap hari telah memberikan pelajaran berharga mengenai arti profesionalisme yang sesungguhnya.

Warisan Abadi di Camp Nou

Pengakuan Umtiti ini semakin mempertegas mengapa sulit bagi klub manapun untuk menemukan pengganti sosok yang setara dengan Messi. Standar yang ia tetapkan di Barcelona telah menjadi tolok ukur tertinggi bagi para pemain muda yang ingin meniti karier di dunia sepak bola.

Kini, meskipun Messi sudah tidak lagi merumput di Spanyol, cerita tentang dedikasi dan rasa hausnya akan gol tetap menjadi inspirasi bagi pencinta bola. Mentalitas juara inilah yang akhirnya membawa Messi meraih delapan trofi Ballon d’Or sepanjang karier profesionalnya yang sangat gemilang.