Uptodai.com - Kabar gembira bagi pencinta otomotif tanah air karena kehadiran Hyundai Ioniq 3 di GIIAS 2026 telah dikonfirmasi secara resmi oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID). Pameran otomotif bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, mulai tanggal 29 Juli hingga 9 Agustus 2026. Langkah ini menjadi strategi agresif pabrikan asal Korea Selatan tersebut untuk memperkuat dominasi pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Presiden Direktur HMID, Kenny Lee, mengungkapkan bahwa pihaknya akan membawa total 14 unit kendaraan pameran, meningkat dari biasanya yang hanya 12 unit. Dari belasan mobil tersebut, akan ada empat model baru yang siap menyapa konsumen Indonesia secara langsung. Salah satu bintang utama yang paling dinantikan tentu saja adalah lini terbaru dari keluarga Ioniq, yaitu Ioniq 3.

COO HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menambahkan bahwa kehadiran model baru ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem Ioniq series yang sudah ada. Setelah sukses meluncurkan Ioniq 5 dan Ioniq 6, kehadiran varian berukuran lebih kompak ini akan melengkapi jajaran mobil listrik premium mereka. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan mereka.

Spekulasi Harga: Lebih Murah dari Kona EV?

Banyak pihak berspekulasi mengenai banderol harga yang akan disematkan pada hatchback bertenaga baterai ini saat resmi dipasarkan nanti. Mengingat posisinya secara nomenklatur berada di bawah Ioniq 5, besar kemungkinan harganya akan sangat kompetitif, bahkan berpotensi bersaing ketat dengan Kona EV. Jika Hyundai berhasil melakukan lokalisasi perakitan dan baterai di dalam negeri, bukan tidak mungkin harganya menjadi jauh lebih terjangkau bagi pasar massal.

Langkah lokalisasi ini sejalan dengan komitmen Hyundai yang terus berinvestasi besar pada fasilitas pabrik sel baterai mereka di Indonesia. Dengan menekan biaya produksi komponen utama, harga jual kendaraan listrik kompak ini diprediksi bisa ditekan hingga di bawah angka Rp500 juta. Hal ini tentu akan menjadi ancaman serius bagi para kompetitor asal Tiongkok yang saat ini mendominasi pasar EV murah.

Desain Aero Hatchback yang Futuristis

Sebelum mendarat di Indonesia, mobil listrik ini telah melakukan debut globalnya di pasar Eropa pada April 2026 dengan mengusung konsep “aero hatchback”. Desain eksteriornya menggabungkan estetika hatchback kompak dengan ketangguhan ala crossover berkat penggunaan cladding tebal di sekeliling bodi. Karakter futuristisnya dipertegas lewat lampu LED terpisah dan pola empat titik cahaya berbentuk kode Morse huruf “H”.

Bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih sporty, Hyundai juga menyediakan varian N Line yang dilengkapi dengan bumper agresif dan diffuser terintegrasi. Varian performa ini juga mendapatkan rear spoiler sporty serta velg eksklusif berukuran 19 inci, jauh lebih besar dibanding varian standar yang menggunakan velg 16 inci. Desain buritan dengan kaca belakang terbelah sengaja dipertahankan demi mengoptimalkan efisiensi aerodinamika dengan koefisien drag hanya 0,263.

Interior Modern dan Fitur Canggih

Masuk ke area kabin, pengemudi akan disuguhkan dengan atmosfer modern yang sangat fungsional berkat layar utama berukuran 14,6 inci yang berdiri bebas. Sistem hiburannya sudah mengadopsi OS Google terbaru bernama Pleos untuk konektivitas yang lebih mulus dan responsif. Menariknya, Hyundai tetap mempertahankan beberapa tombol fisik untuk fungsi krusial demi menjaga ergonomi berkendara yang aman dan nyaman.