Viral Petani Jombang Terbang Pakai Drone Pulang dari Sawah
Uptodai.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang petani Jombang terbang pakai drone untuk pulang dari kebun mendadak viral di media sosial TikTok. Dalam unggahan akun @mbahkaruhon.tiktok.com1, kakek tersebut tampak bergelantungan santai pada sebuah drone raksasa yang melayang di udara. Perjalanan udara ekstrem tersebut dikabarkan menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer melewati area perkebunan yang cukup luas. Hingga kini, video unik tersebut telah ditonton lebih dari 3,1 juta kali dan memicu perdebatan hangat di kalangan netizen.
Meskipun terlihat sangat menghibur, aksi nekat bergelantungan di bawah drone ini menimbulkan kekhawatiran besar terkait keselamatan penerbangan. Di Indonesia, penggunaan ruang udara untuk drone sebenarnya diatur ketat oleh Kementerian Perhubungan demi mencegah kecelakaan fatal. Drone kargo komersial pada dasarnya tidak dirancang untuk mengangkut manusia tanpa adanya sistem keamanan kabin yang tersertifikasi. Jika terjadi kegagalan sistem atau kehabisan daya di tengah jalan, dampaknya tentu bisa sangat fatal bagi keselamatan jiwa sang petani.
Spesifikasi Drone Raksasa DJI FlyCart 100
Walaupun jenis drone dalam video belum teridentifikasi secara pasti, raksasa teknologi DJI diketahui memiliki perangkat serupa bernama DJI FlyCart 100 (FC100). Perangkat canggih ini merupakan generasi terbaru yang dirancang khusus untuk pengiriman logistik berat di medan yang sangat ekstrem. DJI FC100 sendiri dikembangkan dari kesuksesan seri FlyCart 30 yang sebelumnya sukses membantu pengiriman barang di Gunung Everest. Drone raksasa ini dilengkapi dengan sistem keselamatan cerdas seperti sensor LiDAR, parasut darurat, serta fitur penghindar rintangan otomatis.
Secara teknis, DJI FC100 mengusung konfigurasi multi-rotor koaksial delapan bilah dengan baling-baling serat karbon berukuran 62 inci. Mesin ini mampu mengangkut muatan hingga 65 kilogram untuk jarak tempuh 12 kilometer menggunakan konfigurasi baterai ganda. Jika menggunakan baterai tunggal darurat, kapasitas angkutnya bahkan bisa melonjak hingga 80 kilogram untuk jarak 6 kilometer. Di pasar e-commerce Indonesia, drone berspesifikasi industri ini dibanderol dengan harga yang sangat fantastis, yakni sekitar Rp 500 juta per unit.
Masa Depan Teknologi Pertanian di Indonesia
Fenomena unik ini juga merefleksikan bagaimana penetrasi teknologi modern mulai merambah ke sektor pertanian tradisional di pelosok daerah. Penggunaan drone di sektor pertanian Indonesia sebenarnya sudah mulai lazim, khususnya untuk penyemprotan pupuk cair, penyebaran benih, hingga pemetaan lahan secara digital. Namun, modifikasi ekstrem untuk transportasi personal seperti yang dilakukan petani Jombang ini tentu memerlukan pengawasan ketat dari pihak berwenang agar tidak ditiru secara sembarangan. Ke depan, edukasi dan regulasi yang lebih jelas sangat dibutuhkan agar inovasi teknologi di pedesaan tetap berjalan beriringan dengan aspek keselamatan kerja yang standar.