Uptodai.com - Dukungan Thibaut Courtois untuk Senne Lammens mengalir deras setelah kiper muda tersebut melakukan kesalahan fatal di babak perempat final Piala Dunia 2026. Lammens, yang baru berusia 24 tahun, harus masuk menggantikan Courtois yang mengalami cedera otot pada menit ke-71. Sayangnya, debut impian penjaga gawang Manchester United ini berubah menjadi mimpi buruk di menit-menit akhir laga.

Bertanding di SoFi Stadium, Los Angeles, Belgia harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 1-2. Petaka bagi Setan Merah terjadi pada menit ke-88 saat Lammens gagal mengantisipasi tendangan jarak jauh Pau Cubarsi. Bola liar tersebut langsung dimanfaatkan oleh Mikel Merino untuk mencetak gol kemenangan bagi La Roja.

Seusai peluit panjang berbunyi, Lammens tampak sangat terpukul dan langsung terduduk lemas di lapangan. Courtois, meski ditarik keluar karena cedera, langsung menghampiri sang junior untuk memberikan pelukan hangat. Kiper Real Madrid tersebut menegaskan bahwa kegagalan ini justru akan membentuk mentalitas Lammens menjadi lebih tangguh.

Mentalitas Kuat untuk Bangkit

“Saya memeluknya erat karena dia adalah kiper yang hebat,” ujar Courtois kepada media. Ia juga menambahkan bahwa Lammens memiliki kepribadian yang kuat untuk melewati masa-masa sulit ini. Setelah turnamen ini, Lammens dijadwalkan akan menikmati liburan sebelum kembali fokus bersama Setan Merah di Premier League.

Keputusan pelatih Rudi Garcia untuk menarik keluar Courtois memang sempat memicu perdebatan di kalangan suporter. Namun, Courtois sendiri memahami bahwa tim membutuhkan pemain yang berada dalam kondisi fisik seratus persen di laga seketat ini. Cedera otot kaki kanan yang dialami Courtois kini tengah dalam observasi lebih lanjut oleh tim medis.

Masa Depan Cerah Lammens di Manchester United

Di level klub, Lammens diproyeksikan sebagai salah satu aset masa depan Manchester United yang sangat berharga. Pengalaman pahit di level internasional ini diyakini akan mempercepat proses pendewasaan permainannya di bawah mistar gawang. Dukungan dari senior seperti Courtois tentu menjadi modal berharga bagi Lammens untuk membuktikan kapasitasnya di kancah dunia.