Uptodai.com - Laskar Kie Raha, julukan Malut United, sukses mengamankan tiga poin penting dalam laga dramatis melawan Borneo FC di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Kemenangan tipis 3-2 yang dipastikan melalui gol di menit akhir tersebut tidak hanya krusial bagi posisi Malut United di klasemen, tetapi juga secara langsung mengamankan Persib Bandung di puncak klasemen.

Pahlawan kemenangan tersebut, Gustavo Franca Malut United, langsung angkat bicara seusai pertandingan. Ia menepis anggapan bahwa hasil positif ini hanya karena kontribusi individu atau kaitannya dengan mantan klubnya, Persib. Franca menegaskan bahwa karakter tim menjadi kunci utama untuk menaklukkan perlawanan sengit dari Borneo FC.

Mentalitas Laskar Kie Raha Menentukan Hasil Akhir

Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (29/12/2025) malam itu memang berjalan sangat alot. Borneo FC sempat unggul cepat melalui gol Juan Felipe Villa Ruiz di menit ketiga, dan kemudian kembali menyamakan kedudukan lewat Douglas Coutinho setelah Malut United sempat berbalik unggul.

Namun, Malut United menunjukkan dominasi serangan yang luar biasa sepanjang 90 menit. Mereka tercatat melepaskan 19 percobaan tembakan, sembilan di antaranya tepat mengarah ke gawang lawan. Dominasi ini membuktikan bahwa Laskar Kie Raha tidak pernah menyerah untuk mencari celah.

“Laga yang sulit, kami harus berjuang keras hingga detik terakhir,” ujar Kapten Malut United, Gustavo Franca, dalam sesi konferensi pers pasca pertandingan. Ia menambahkan, timnya kembali berhasil menunjukkan karakter yang kuat, dan hal itu jauh lebih penting daripada hasil akhir yang didapatkan.

Tiga gol kemenangan Malut United dicetak oleh David Da Silva pada menit ke-26, Taufik Rustam di menit ke-69, dan gol penentu dari Franca sendiri pada masa injury time, tepatnya menit 90+4. Gol dramatis tersebut memastikan Malut United meraih poin penuh di hadapan publik sendiri.

Franca, yang merupakan mantan pemain Persib, sempat menjadi sorotan Bobotoh di media sosial yang berharap ia bisa membantu Persib mengunci puncak klasemen. Namun, sang kapten menolak anggapan tersebut. Ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah membawa timnya meraih kemenangan.

“Bagi saya, tidak penting siapa yang mencetak gol ke gawang lawan. Saya bersyukur bisa mencetak gol penentu, tetapi yang terpenting adalah Malut United meraih tiga poin yang sangat berharga,” tegas Franca, menunjukkan mentalitas kolektif yang ia junjung tinggi.

Kunci Kemenangan Malut United dan Kado untuk Kota Ternate

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemainnya yang menunjukkan semangat juang tak kenal lelah. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan dukungan penuh dari suporter Laskar Kie Raha yang memadati stadion.

Hendri juga menyoroti keefektifan pergantian pemain yang dilakukan di babak kedua. Masuknya pemain seperti Safrudin Tahar, Tyronne Del Pino, dan Manahati Lestusen terbukti mampu memberikan energi baru dan mengubah jalannya pertandingan. Tyronne Del Pino, misalnya, berhasil mencatatkan dua assist yang krusial dalam proses gol Malut United.

“Para pemain pantang menyerah sampai detik akhir, ini luar biasa. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Maluku Utara atas dukungannya yang tak henti,” kata Hendri Susilo.

Lebih lanjut, Hendri Susilo menyebut bahwa kemenangan krusial atas Borneo FC ini didedikasikan secara khusus. Hasil positif ini dipersembahkan sebagai kado terbaik untuk Hari Jadi Kota Ternate yang kebetulan diperingati pada tanggal 29 Desember 2025.

“Kami berharap kemenangan ini bisa menjadi hadiah manis untuk Kota Ternate. Kami mendoakan semoga Ternate semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya, menggarisbawahi ikatan emosional antara tim dan daerah yang mereka wakili.