Uptodai.com - Seiring dibukanya secara resmi Bursa Transfer Januari Jay Idzes dan rekan setimnya di Sassuolo kini menjadi sorotan utama di kancah sepak bola Italia. Jendela transfer musim dingin yang dimulai pada 1 Januari 2026 ini langsung memanaskan spekulasi mengenai masa depan sejumlah pemain muda yang bersinar di Serie A.

Performa cemerlang yang ditunjukkan oleh duo bek tengah Sassuolo, Jay Idzes dan Tarik Muharemovic, membuat mereka kini menjadi komoditas panas. Berbagai klub raksasa Eropa, termasuk tim-tim dari Liga Inggris dan Italia, dikabarkan sudah menempatkan mata mereka pada dua pemain kunci Neroverdi tersebut.

Bos Sassuolo Buka Suara soal Tarik Muharemovic

CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, memberikan pengakuan jujur mengenai situasi Tarik Muharemovic. Bek tengah asal Bosnia tersebut memang tengah diburu banyak klub besar, dan Carnevali tidak menampik kemungkinan bahwa pemainnya bisa saja hengkang pada paruh musim ini.

Meskipun demikian, Carnevali menegaskan bahwa Sassuolo tidak berada dalam tekanan finansial untuk segera melepas aset berharganya. Strategi klub adalah mengembangkan nilai pemain sebelum menjualnya dengan harga yang fantastis.

“Kami tidak harus menjual Muharemovic berapa pun harganya,” ujar Carnevali kepada Tuttosport. “Kami ingin mengembangkan dan meningkatkan nilainya. Tarik saat ini tak punya harga, karena banyak hal bergantung kepada permintaannya dan potensi yang kami yakini ada padanya.”

Belajar dari Kasus Manuel Locatelli

Carnevali menggunakan situasi Muharemovic untuk mengingatkan publik pada kebijakan transfer Sassuolo di masa lalu. Ia membandingkan situasi Tarik dengan gelandang andalan Italia, Manuel Locatelli, yang bersinar di Mapei Stadium sebelum pindah ke Juventus pada tahun 2021.

Dalam kasus Locatelli, Sassuolo menunjukkan bahwa mereka memprioritaskan keinginan pemain, meskipun harus mengorbankan keuntungan maksimal. Carnevali menjelaskan bahwa ia sempat mencapai kesepakatan dengan Arsenal, namun Locatelli memilih Juventus.

“Saya sudah menjual Locatelli ke Arsenal, namun dia memilih Juventus, dan kami memilih untuk memuaskannya, memberikan diskon,” jelasnya. Filosofi ini menunjukkan bahwa Sassuolo siap mendengarkan tawaran dari klub besar, asalkan pemain tersebut juga menyetujuinya dan ada pengganti yang sudah disiapkan.

Bagaimana Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer Januari Jay Idzes?

Sementara sorotan tajam tertuju pada Muharemovic, performa Jay Idzes juga tak luput dari perhatian. Bek Timnas Indonesia ini menunjukkan adaptasi cepat dan kualitas yang mengesankan di lini belakang Sassuolo selama setengah musim. Alhasil, nama Idzes santer dikaitkan dengan klub-klub elite, terutama AC Milan.

Ketertarikan klub-klub besar ini merupakan buah dari konsistensi penampilan Idzes, yang selalu tampil lugas dalam menjaga pertahanan. Kehadiran Idzes dan Muharemovic secara bersamaan membuat Sassuolo memiliki daya tawar yang sangat tinggi di pasar transfer.

Carnevali mengonfirmasi bahwa minat terhadap para pemainnya memang nyata. Ia menyebutkan beberapa klub yang telah melakukan pendekatan, baik secara resmi maupun tidak resmi.

Inter Milan Jadi Peminat Serius

Mengenai klub peminat, Carnevali memastikan bahwa Inter Milan menunjukkan ketertarikan yang serius terhadap Muharemovic. Namun, ia membantah kabar yang menyebutkan bahwa klub Liga Inggris, Bournemouth, telah mengajukan tawaran resmi.

“Tidak dari Bournemouth, melainkan Inter, meskipun belum ada tawaran resmi. Bologna juga sempat menanyakan Muharemovic saat itu,” sambungnya. Minat dari Inter ini menjadi sangat krusial, mengingat adanya klausul penjualan 50 persen milik Juventus atas Muharemovic.

Situasi ini berpotensi memengaruhi dinamika transfer pemain lain, termasuk Davide Frattesi yang juga diminati oleh Juventus. Kompleksitas ini menunjukkan bahwa Bursa Transfer Januari Jay Idzes dan rekan setimnya di Sassuolo akan menjadi salah satu saga yang paling menarik untuk diikuti di awal tahun ini.