Uptodai.com - Kekalahan mengejutkan harus ditelan Real Madrid saat berlaga di babak 16 besar Piala Raja. Tim raksasa Spanyol tersebut secara memalukan tersingkir setelah ditaklukkan oleh tim dari divisi kedua, Albacete Balompie, dengan skor tipis 2-3.

Hasil minor ini otomatis mengubur impian Los Blancos meraih treble winners musim 2025/2026. Meskipun timnya gagal total dalam laga debutnya sebagai pelatih sementara, Alvaro Arbeloa puji Vinicius Junior dan menyoroti mentalitas yang ditunjukkan sang pemain sayap asal Brasil tersebut.

Mengapa Alvaro Arbeloa Puji Vinicius Junior?

Arbeloa, yang baru mengambil alih kursi kepelatihan pasca pemecatan Xabi Alonso, menegaskan bahwa Vinicius Junior menunjukkan sikap yang layak diapresiasi sepanjang pertandingan. Menurutnya, performa Vinicius jauh melampaui statistik yang tercatat di papan skor.

“Dia membantu tim, terus berlari dan tidak pernah sembunyi di lapangan. Itulah Vini yang ingin saya lihat,” ujar Arbeloa, seperti dikutip pada Jumat (16/1/2026). Pelatih asal Spanyol ini menambahkan bahwa Vinicius memiliki keberanian, rasa tanggung jawab, dan sulit ditaklukkan oleh lawan.

Bahkan, Arbeloa menilai pengaruh Vinicius di dalam skuad sangat besar, hingga menyerupai peran seorang kapten. Walaupun tidak menyumbang gol maupun assist saat melawan Albacete, pergerakan agresifnya di sisi sayap telah membuat lini pertahanan lawan kewalahan.

Kekalahan dari Albacete ini menjadi pukulan telak bagi Madrid, apalagi terjadi hanya beberapa hari setelah manajemen memecat pelatih kepala Xabi Alonso. Arbeloa kini mengemban tugas berat untuk menstabilkan tim, dan ia memilih menaruh kepercayaan penuh pada Vinicius sebagai motor serangan.

Sorotan Terhadap Konsistensi Vinicius Junior

Musim ini, performa Vinicius Junior memang kerap menjadi sasaran kritik. Catatan gol dan assist-nya dinilai belum stabil jika dibandingkan musim-musim sebelumnya, atau jika dibandingkan dengan rekan setimnya yang baru bergabung, Kylian Mbappe.

Sepanjang musim 2025/2026, Vinicius baru mencetak enam gol dan delapan assist dari 28 penampilannya bersama Real Madrid di semua kompetisi. Seluruh golnya sejauh ini hanya tercipta di ajang Liga Spanyol.

Angka tersebut sangat kontras dengan ketajaman Mbappe. Penyerang Prancis itu telah mengoleksi 29 gol dan lima assist hanya dari 24 penampilan. Perbandingan ini menambah tekanan bagi Vinicius untuk segera menemukan kembali performa terbaiknya.

Arbeloa meyakini bahwa Real Madrid membutuhkan versi terbaik dari Vinicius untuk bersaing meraih gelar juara. Dengan kepercayaan yang diberikan oleh pelatih sementara ini, Vinicius diharapkan mampu menjaga konsistensi permainannya dan menjadi pembeda di lapangan.

Pada pertandingan kontra Albacete yang berakhir pahit, dua gol Real Madrid dicetak oleh Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia. Sayangnya, upaya tersebut belum cukup untuk menahan Albacete yang berhasil memastikan kemenangan dan melaju ke babak berikutnya.