Uptodai.com - Pegunungan Alpen Austria kembali diselimuti duka setelah serangkaian longsoran salju mematikan menghantam wilayah tersebut. Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas pada hari Sabtu (17 Februari) setelah dua insiden longsor salju maut Alpen terpisah mengubur sejumlah pendaki gunung dan pemain ski.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pahit akan bahaya tersembunyi yang mengintai di tengah keindahan puncak-puncak bersalju di musim dingin. Operasi penyelamatan besar-besaran segera diluncurkan untuk mencari korban yang tertimbun di bawah tumpukan salju tebal.

Kronologi Longsor Salju Maut Alpen di Salzburg

Salah satu longsoran paling mematikan terjadi di distrik Pongau, negara bagian Salzburg. Bencana alam itu menewaskan empat pemain ski yang merupakan bagian dari rombongan tur berpemandu.

Kelompok tersebut diselenggarakan oleh Klub Alpine Austria, atau Alpenverein Oesterreich, dan terdiri dari tujuh orang. Mereka tengah mengikuti program pelatihan musim dingin reguler yang diselenggarakan oleh klub tersebut.

Klub Alpine Austria mengonfirmasi bahwa para korban adalah peserta dalam kursus berpemandu mereka. Dalam pernyataan resminya, klub tersebut menyampaikan kesedihan mendalam atas kecelakaan yang terjadi di daerah Finsterkopf di Lembah Grossarl tersebut.

Tragedi ini terjadi di lokasi yang berada pada ketinggian sekitar 7.200 kaki atau sekitar 2.194,5 meter. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan lapisan salju yang tidak stabil diduga kuat menjadi pemicu utama longsoran tersebut.

Upaya Penyelamatan Korban Tewas Longsoran Salju

Menanggapi laporan darurat, tim penyelamat gunung segera meluncurkan operasi berskala besar pada pukul 14.00 waktu setempat. Tim penyelamat mengerahkan empat helikopter untuk menjangkau lokasi kejadian yang terjal dan sulit diakses.

Selain tim penyelamat gunung profesional, operasi pencarian dan evakuasi melibatkan pawang anjing dari Palang Merah dan spesialis intervensi krisis. Mereka bekerja keras melawan waktu dan kondisi medan yang ekstrem untuk mencari korban selamat.

Pihak berwenang dan Klub Alpine Austria menyatakan duka cita yang mendalam. Mereka menyampaikan bahwa doa dan dukungan tercurah kepada keluarga serta teman-teman dari mereka yang meninggal dan terluka dalam insiden naas tersebut. Tragedi ini kini diselidiki lebih lanjut untuk memahami secara pasti penyebab kegagalan lapisan salju di wilayah Pongau.