Mauricio Souza Tanggapi Dzikry Lazuardi Gabung Timnas Indonesia
Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari internal Persija Jakarta di tengah persiapan mereka menghadapi fase krusial Super League 2025/2026. Pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza tanggapi Dzikry Lazuardi, analis tim yang baru saja resmi diboyong John Herdman ke skuad Timnas Indonesia.
Kepergian sosok penting di balik layar ini tentu menimbulkan lubang yang harus segera ditambal oleh manajemen tim ibu kota. Namun, alih-alih menyesali situasi, Souza justru memberikan dukungan penuh terhadap langkah profesional yang diambil oleh stafnya tersebut.
John Herdman Rekrut Analis Persija, Mauricio Souza Anggap Wajar
Keputusan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, untuk menarik Dzikry Lazuardi menunjukkan betapa seriusnya pembenahan di tubuh staf kepelatihan Merah Putih. Herdman, yang dikenal dengan pendekatan taktis berbasis data dan analisis mendalam, membutuhkan SDM berkualitas tinggi untuk mendukung strateginya.
Bagi Persija, kehilangan Dzikry menjadi konsekuensi logis dari tingginya kualitas sumber daya manusia yang mereka miliki. Dalam sepak bola modern, peran analis data kini memegang peran vital, membantu pelatih merancang strategi, mengevaluasi lawan, dan menganalisis performa pemain secara mendalam di setiap sesi latihan dan pertandingan.
Pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa keberatan dengan pemanggilan tersebut. Ia memandang kesempatan bekerja di level tim nasional adalah pencapaian tertinggi dan puncak karier bagi setiap profesional di dunia sepak bola.
Souza Puji Kualitas Dzikry Lazuardi
Mauricio Souza tidak menampik bahwa Dzikry telah menjadi bagian penting dalam struktur tim sejak bergabung pada tahun 2024. Ia memuji kontribusi dan etos kerja Dzikry selama berada di Persija Jakarta, yang dinilainya selalu memberikan hasil maksimal.
Menurut Souza, Dzikry telah menunjukkan dedikasi tinggi dan pendekatan kerja yang sangat matang, menjadikannya aset berharga yang pantas dilirik oleh tim sekelas Timnas Indonesia. Sikap profesionalisme yang konsisten menjadi kelebihan utama yang dimiliki oleh sang analis.
“Saya pikir dia pantas mendapatkan kesempatan ini. Dia sosok yang fantastis dan sangat profesional,” ujar Souza, Senin (2/2/2026). Ia menambahkan bahwa kualitas yang dimiliki Dzikry tidak perlu diragukan lagi, bahkan untuk level internasional.
Souza menekankan bahwa meskipun Persija harus melakukan penyesuaian cepat di tengah musim, ia tidak menyesali situasi yang terjadi. Ia justru mengucapkan selamat dan berharap Dzikry dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Tim Merah Putih.
Perpisahan Emosional Usai Kemenangan Persija
Dzikry Lazuardi sendiri telah menyampaikan salam perpisahan secara emosional kepada skuad Macan Kemayoran. Momen mengharukan tersebut terjadi tepat setelah Persija berhasil meraih kemenangan penting 2-0 atas Persita Tangerang.
Pertandingan pekan ke-19 Super League 2025/2026 yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang, pada Jumat (30/1/2026) itu menjadi tugas terakhir Dzikry bersama klub. Meskipun memiliki ambisi besar untuk menuntaskan musim dan membantu Persija meraih gelar juara, panggilan negara menjadi prioritas utama yang tidak bisa ia tolak.
Sebelum berlabuh ke Persija, rekam jejak Dzikry di kancah sepak bola nasional juga terbilang panjang dan mentereng. Ia pernah mengemban peran serupa di beberapa klub, termasuk Sulut United, Persipura Jayapura, hingga Persis Solo.
Pengalaman yang beragam ini membuktikan kematangan dan kualitas analisisnya di berbagai level kompetisi Liga Indonesia. Souza menutup komentarnya dengan memberikan doa terbaik untuk karier Dzikry di bawah asuhan John Herdman.
“Saya mengucapkan selamat dan semoga sukses untuk dia. Saya rasa timnas Indonesia akan mendapatkan tambahan kekuatan yang signifikan di sektor analisis data,” pungkas pelatih berkepala plontos tersebut.