Kans Chiesa dan Cancelo Comeback di Bursa Transfer Juventus Januari 2026
Uptodai.com - Jendela Bursa Transfer Juventus Januari 2026 resmi dibuka, menandai dimulainya perburuan pemain yang sangat dinantikan oleh para pendukung I Bianconeri. Setelah pergantian pelatih pada akhir tahun lalu, kini fokus manajemen tertuju pada upaya memperkuat skuad sesuai visi pelatih anyar, Luciano Spalletti.
Spalletti, yang mengambil alih kursi kepelatihan dari Igor Tudor pada akhir Oktober, telah menunjukkan kinerja positif. Namun demikian, kebutuhan mendesak untuk menambal beberapa sektor vital dalam skuad utama tidak dapat dihindari. Laporan dari media Italia menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga posisi yang menjadi prioritas utama Juventus bulan ini.
Kebutuhan Mendesak Spalletti di Turin
Pelatih Luciano Spalletti menargetkan peningkatan signifikan di tiga area kunci: lini serang, posisi sayap kanan, dan sektor gelandang. Peningkatan ini krusial untuk memastikan kedalaman skuad, terutama menjelang paruh kedua musim yang padat.
Di lini serang, Juventus memerlukan pelapis yang mumpuni untuk Kenan Yildiz, mengingat jadwal pertandingan yang padat. Sementara itu, posisi sayap kanan membutuhkan pemain yang mampu memberikan kontribusi ofensif dan defensif seimbang. Kebutuhan gelandang serbaguna juga menjadi perhatian utama Spalletti, yang ingin meningkatkan kreativitas di tengah lapangan.
Kans Comeback: Chiesa dan Dilema Lini Serang
Salah satu nama besar yang kembali mencuat dalam radar Juventus adalah mantan bintang mereka, Federico Chiesa. Penyerang lincah asal Italia ini dikabarkan tidak mendapatkan menit bermain yang cukup di Liverpool di bawah arahan Arne Slot.
Situasi ini membuka peluang bagi Si Nyonya Tua untuk membawa pulang Chiesa. Jurnalis transfer Matteo Moretto menyebutkan bahwa opsi peminjaman dengan kewajiban beli menjadi skema yang mungkin dipertimbangkan. Namun, Chiesa bukan satu-satunya target yang dipertimbangkan Juventus.
Dua nama lain yang masuk daftar pertimbangan adalah Jeremie Boga dari Nice dan talenta muda Daniel Maldini yang kini membela Atalanta. Meski demikian, hingga pekan pertama Januari, rumor seputar Chiesa masih menjadi yang paling hangat diperbincangkan di sekitar Bursa Transfer Juventus Januari 2026.
Pertarungan Tiga Raksasa untuk Joao Cancelo
Di posisi bek sayap kanan, Juventus sempat dikaitkan dengan Brooke Norton-Cuffy dari Genoa, yang dibanderol dengan harga sekitar 20 juta euro. Selain itu, nama Marco Palestra yang tampil cemerlang bersama Cagliari juga masuk dalam daftar incaran. Namun, opsi paling mengejutkan adalah potensi kembalinya Joao Cancelo ke Allianz Stadium.
Cancelo pernah berseragam Juventus pada musim 2018-2019 sebelum pindah ke Manchester City. Saat ini, bek asal Portugal tersebut berada di bawah kontrak Al Hilal dan dilaporkan ingin kembali bermain di Eropa. Kans Federico Chiesa Joao Cancelo untuk kembali ke Turin menjadi topik utama media olahraga.
Menurut Fabrizio Romano, Juventus menghadapi persaingan sengit dari dua rival kuat, Barcelona dan Inter Milan, untuk mendapatkan tanda tangan Cancelo. Inter Milan dilaporkan berada di posisi terdepan karena sudah menjalin komunikasi langsung dengan Al Hilal dan agen Cancelo, Jorge Mendes. Sementara itu, Juventus baru sebatas melakukan pendekatan awal kepada Mendes.
Manuver Licin Juventus di Lini Tengah
Sektor gelandang menjadi area paling rumit dalam Bursa Transfer Juventus Januari 2026. Spalletti sangat berharap dapat merekrut Davide Frattesi, gelandang andalan Inter Milan. Negosiasi ini tentu saja berjalan sangat sulit mengingat rivalitas abadi antara kedua klub raksasa Serie A tersebut.
Untuk memuluskan jalan menuju Frattesi, Juventus dilaporkan sedang menyiapkan strategi manuver yang cerdik. Strategi ini melibatkan Tarik Muharemovic, pemain yang dijual Juventus ke Sassuolo pada musim panas lalu. Namun, I Bianconeri masih memegang hak 50 persen dari penjualan Muharemovic di masa depan.
Inter Milan dikabarkan tertarik untuk merekrut Muharemovic dari Sassuolo. Laporan dari Sky Sport Italia mengindikasikan bahwa Juventus bersedia merelakan hak 50 persen tersebut kepada Inter. Harapannya, langkah ini dapat melunakkan sikap Inter Milan dan memengaruhi nasib transfer Frattesi ke Turin, membuka jalan bagi salah satu transfer paling mengejutkan di Serie A musim dingin ini.