Uptodai.com - Persib Bandung kini berada di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026, sebuah posisi krusial yang mereka raih setelah menundukkan PSM Makassar. Kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api membuat Maung Bandung mengoleksi 34 poin. Posisi ini menempatkan Persib Borneo FC Liga 1 berada dalam tensi tertinggi menjelang akhir paruh musim, memicu perhitungan ketat di antara kedua rival tersebut.

Meskipun memiliki poin sama dengan Borneo FC, Persib unggul tipis dalam perhitungan head-to-head. Namun, keunggulan ini masih sangat rentan. Pasalnya, Borneo FC, yang juga mengumpulkan 34 poin, masih menyimpan satu pertandingan tunda yang berpotensi mengubah seluruh peta persaingan di papan atas kompetisi.

Ancaman Nyata Borneo FC dan Kunci Klasemen

Pertandingan penentu bagi Persib akan tersaji pada Minggu (28/12/2025), saat Borneo FC bertandang ke markas Malut United di Stadion Kie Raha. Jika Pesut Etam berhasil mencuri poin, apalagi meraih kemenangan, otomatis Persib akan kembali turun ke posisi kedua. Skenario terburuk bagi Pangeran Biru adalah jika Borneo FC menang, mereka akan unggul tiga poin dan memimpin klasemen dengan selisih yang cukup nyaman.

Oleh karena itu, satu-satunya jalan bagi Persib untuk mengamankan takhta juara paruh musim adalah dengan berharap Malut United mampu menaklukkan Borneo FC. Malut United sendiri bukan tim sembarangan; mereka berada di posisi keempat dengan 28 poin dan menjadi salah satu dari tiga tim yang berhasil mengalahkan Persib musim ini. Pertemuan ini diprediksi akan berjalan sangat ketat mengingat ambisi Malut United untuk terus merangsek ke papan atas.

Kemenangan Malut United juga akan menciptakan situasi yang ironis. Tim berjuluk Naga Gamalama itu diketahui dihuni oleh beberapa mantan pemain Persib yang kini menjadi tulang punggung kekuatan mereka. Secara matematis, mereka adalah kunci untuk menjegal laju Borneo FC.

Beckham Putra Tolak Bergantung pada Hasil Malut United Jegal Borneo FC

Menariknya, meskipun situasi klasemen memaksa Persib berharap pada hasil tim lain, gelandang muda andalan Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, memilih untuk bersikap realistis dan mandiri. Ia menegaskan bahwa Persib harus menentukan nasibnya sendiri, bukan bergantung pada ‘bantuan’ dari Malut United, meskipun di sana bercokol beberapa mantan rekan setimnya.

Beckham secara spesifik menolak anggapan bahwa ia harus meminta pertolongan kepada para pemain Malut United. Menurutnya, fokus utama tim harus tetap berada pada persiapan dan pertandingan mereka sendiri, tanpa perlu memikirkan hasil tim lawan yang akan bertanding di hari yang berbeda.

“Saya sebagai pemain, siapapun kalau mereka (Borneo FC) bermain, yang penting kita tidak usah lihat mereka,” ujar Beckham dengan tegas. “Yang penting kita fokus pada tim kita sendiri untuk memenangkan pertandingan yang akan datang. Kami harus mengendalikan apa yang bisa kami kendalikan.”

Fokus Persib: Kunci Kemenangan dan Mentalitas Juara

Pendirian Beckham ini mencerminkan mentalitas juara yang ingin dibangun di skuad Persib. Ketergantungan pada hasil tim lain seringkali menjadi bumerang dan menciptakan tekanan psikologis yang tidak perlu. Dengan sisa laga yang ada, Persib harus memastikan bahwa setiap poin yang mereka raih adalah hasil dari kerja keras dan determinasi tim.

Kemenangan atas PSM, yang ditentukan oleh gol tunggal Andrew Jung, menjadi modal berharga untuk menjaga momentum ini. Persib mencatatkan 34 poin dari 11 kemenangan, satu hasil seri, dan tiga kali kalah, menunjukkan konsistensi yang patut diacungi jempol sepanjang musim.

Beckham menambahkan bahwa target utama mereka adalah konsistensi kemenangan. Apabila Persib mampu menyapu bersih sisa laga dengan hasil positif, posisi puncak klasemen akan menjadi milik mereka secara permanen, terlepas dari hasil yang dicatatkan Borneo FC. “Jadi saya tidak terlalu memikirkan itu, yang penting kita menang di setiap pertandingan, Insya Allah kita bisa juara lagi,” tutupnya optimis.