Kesampingkan Persib, Persija Fokus Amankan Tiga Poin dari Persijap
Uptodai.com - Kompetisi Super League 2025/2026 segera menyajikan duel klasik yang paling ditunggu, yakni pertemuan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Meskipun gaung big match tersebut sudah mulai terasa, tim Macan Kemayoran memilih untuk tidak terdistraksi. Prioritas utama tim saat ini adalah Persija fokus amankan tiga poin dalam pertandingan terdekat.
Laga panas melawan Persib memang baru akan tersaji pekan depan. Namun, pelatih kepala Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa fokus timnya harus sepenuhnya tertuju pada tantangan yang sudah di depan mata. Tantangan tersebut adalah laga melawan Persijap Jepara yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (3/1/2026) besok.
Strategi Pelatih dan Target Puncak Klasemen
Mauricio Souza menekankan bahwa terlalu dini membicarakan rivalitas abadi jika tugas terdekat belum diselesaikan dengan baik. Ia mengakui antusiasme media dan suporter terhadap laga melawan Persib, tetapi bagi staf pelatih dan pemain, perhitungan di atas kertas jauh lebih penting daripada euforia.
“Pertama, kita belum fokus untuk pertandingan melawan Persib Bandung. Kita fokus untuk pertandingan besok,” ujar Souza dengan tegas. “Kami tidak bisa mengabaikan Persijap, sebab laga ini memiliki dampak besar pada posisi kami di klasemen sementara.”
Pentingnya Kemenangan Melawan Persijap
Pertandingan melawan Persijap Jepara yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) ini bukan sekadar laga pemanasan. Kemenangan mutlak di kandang sendiri akan menjadi momentum emas bagi Persija untuk mengambil alih puncak klasemen liga.
Saat ini, Persib Bandung berada di posisi teratas, tetapi mereka baru akan bermain pada Senin (5/1/2026) mendatang. Oleh karena itu, jika Macan Kemayoran berhasil mengamankan kemenangan atas Persijap, mereka secara otomatis akan menduduki posisi pertama, setidaknya selama 48 jam.
Souza menilai bahwa setiap pertandingan memiliki bobot yang sama pentingnya, terutama dalam persaingan ketat di papan atas. Menganggap remeh lawan yang berada di bawah jelas merupakan kesalahan fatal yang bisa merusak moral dan posisi tim.
Komitmen Pemain dan Filosofi Laga Demi Laga
Filosofi yang diusung oleh pelatih asal Brasil ini rupanya diamini oleh para pemain di lapangan. Gelandang andalan Persija, Hanif Sjahbandi, turut mengutarakan komitmen tim untuk menjalankan strategi “laga demi laga” yang diterapkan oleh Souza.
“Sama seperti yang disampaikan pelatih, kami belum fokus ke pertandingan melawan Persib,” kata Hanif. “Fokus kami saat ini 100 persen tertuju pada Persijap. Kami harus memastikan tiga poin di GBK besok sebelum memikirkan tantangan selanjutnya.”
Mengabaikan Hype El Clasico
Keputusan untuk mengesampingkan pembicaraan mengenai El Clasico menunjukkan profesionalisme tinggi di kubu Persija. Mereka memahami bahwa menjaga konsistensi adalah kunci utama dalam perburuan gelar juara. Tekanan dari media dan ekspektasi suporter memang besar, tetapi tim harus tetap berpijak pada realitas jadwal yang ada.
Souza memastikan bahwa baik pemain maupun staf pelatih belum melakukan diskusi taktis spesifik terkait Persib. Semua energi dan analisis difokuskan pada kekuatan dan kelemahan Persijap. Keberhasilan Persija Jakarta hadapi Persijap dengan hasil maksimal akan menjadi modal psikologis yang jauh lebih berharga sebelum menghadapi rival bebuyutan mereka pekan depan.