Uptodai.com - Sebuah penemuan menakjubkan mengenai batu amber terbesar di dunia sempat menghebohkan publik karena hanya dijadikan sebagai ganjal pintu rumah. Pemilik rumah yang merupakan seorang nenek di Rumania sama sekali tidak menyadari nilai fantastis dari benda tersebut. Selama puluhan tahun, bongkahan fosil resin pohon purba ini tergeletak begitu saja di dekat pintu tanpa pengamanan khusus. Bahkan, pencuri yang sempat menyatroni rumah tersebut mengabaikannya karena mengira itu hanyalah batu biasa yang tidak berharga.

Keunikan Amber Jenis Rumanite dari Sungai Buzau

Batu mulia yang ditemukan tersebut merupakan jenis rumanite, salah satu varian amber paling langka dan bernilai tinggi di dunia. Kawasan aliran Sungai Buzau di Desa Colti, Rumania, memang dikenal sebagai pusat penambangan rumanite sejak tahun 1920. Karakteristik utama dari rumanite adalah warna merah pekat yang sangat khas dan kandungan belerang yang tinggi di dalamnya. Para ahli geologi memperkirakan bahwa batu yang ditemukan sang nenek memiliki usia antara 38 juta hingga 70 juta tahun.

Mengapa Fosil Resin Purba Sangat Berharga?

Secara ilmiah, amber terbentuk dari getah pohon pinus purba yang mengalami proses fosilisasi selama jutaan tahun di bawah tekanan tanah. Proses geologi yang panjang ini membuat setiap bongkahan amber menyimpan catatan sejarah bumi yang sangat berharga bagi para peneliti. Seringkali, di dalam amber berkualitas tinggi terdapat inklusi berupa serangga atau tumbuhan purba yang terjebak di dalamnya. Keberadaan inklusi organik inilah yang membuat harga batu amber bisa melonjak drastis di pasar kolektor internasional.

Menjadi Harta Karun Nasional Rumania

Setelah menyadari nilai aslinya yang mencapai 1 juta euro atau sekitar Rp20,4 miliar, keluarga sang nenek memutuskan untuk menjualnya kepada pemerintah. Langkah ini diambil agar benda bersejarah tersebut mendapatkan perawatan dan pengamanan yang layak dari otoritas kebudayaan. Kini, batu seberat 3,5 kilogram tersebut telah ditetapkan sebagai salah satu harta karun nasional Rumania yang sangat dilindungi. Untuk kepentingan edukasi global, batu legendaris ini sekarang dipamerkan di museum sejarah yang terletak di Krakow, Polandia.

Pihak otoritas museum menyatakan bahwa penemuan ini memiliki dampak yang sangat besar bagi dunia ilmu pengetahuan dan sejarah alam. Direktur Museum Buzau, Daniel Costache, menegaskan bahwa signifikansi temuan ini berada pada level sains dan museum global yang sulit ditandingi. Kasus unik ini menjadi pengingat berharga bahwa harta karun bernilai tinggi terkadang berada sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Banyak kolektor kini semakin tertarik untuk mengeksplorasi wilayah Buzau demi mencari sisa-sisa rumanite lainnya.