Uptodai.com - Maraknya kejahatan siber melalui panggilan telepon membuat perusahaan teknologi raksasa berinovasi. Kini, Google resmi memperkenalkan Fitur Deteksi Penipuan Google yang dirancang khusus untuk melindungi pengguna ponsel Pixel dari modus penipuan yang semakin canggih. Langkah ini diambil sebagai respons atas lonjakan kasus scam yang sering memanfaatkan teknik rekayasa sosial.

Modus penipuan telepon, atau yang dikenal sebagai vishing, sering kali membuat korban panik dan bertindak tanpa berpikir panjang. Para penipu biasanya menyamar sebagai pihak berwenang, bank, atau bahkan anggota keluarga untuk memeras informasi sensitif atau meminta transfer dana segera. Oleh karena itu, dibutuhkan lapisan keamanan yang bekerja secara real-time saat percakapan berlangsung.

Mekanisme Kerja Fitur Deteksi Penipuan Google

Sistem keamanan baru ini bekerja di latar belakang, memproses percakapan secara instan menggunakan model pembelajaran mesin yang kuat. Pada perangkat terbaru seperti seri Pixel 9, fitur canggih ini bahkan didukung oleh kemampuan Kecerdasan Buatan (AI) dari Gemini Nano. Namun, Google memastikan bahwa model serupa juga tersedia untuk perangkat Pixel 6 hingga 8a, menjamin perlindungan yang luas bagi basis pengguna mereka.

Ketika sistem mengidentifikasi pola bicara atau permintaan yang sangat mencurigakan—misalnya, permintaan mendesak untuk transfer uang atau informasi akun—pengguna akan langsung menerima peringatan visual. Peringatan ini muncul di layar ponsel, bertuliskan pesan tegas seperti “Aktivitas mencurigakan terdeteksi untuk panggilan ini.”

Pilihan Respons dan Keamanan Data Pengguna

Setelah dikenali sebagai penipu, fitur ini akan meminta pengguna untuk melihat ponsel dengan memberi peringatan visual kemungkinan penipuan. Pengguna diberikan dua opsi tindakan yang jelas: mereka dapat langsung menekan tombol “Akhiri panggilan” untuk memutuskan koneksi dengan penipu. Alternatifnya, jika pengguna yakin panggilan tersebut valid, mereka bisa memilih untuk menandainya sebagai “Bukan penipuan,” membantu sistem AI belajar dan meningkatkan akurasinya di masa mendatang.

Ambil contoh skenario ketika penelepon mengaku dari bank dan meminta pengguna untuk segera mentransfer dana karena dugaan pelanggaran akun. Deteksi Penipuan akan memproses percakapan tersebut dan segera memberi notifikasi jika ada indikasi kuat bahwa itu adalah modus penipuan. Ini memberikan jeda kritis bagi pengguna untuk berpikir jernih sebelum terperangkap.

Aspek privasi menjadi perhatian utama dalam pengembangan fitur Pencegahan Panggilan Penipuan ini. Google menjamin bahwa tidak ada audio atau transkripsi percakapan yang disimpan di perangkat maupun dikirim ke server Google atau tempat lain. Seluruh pemrosesan dan analisis dilakukan secara lokal (*on-device*), memastikan kerahasiaan total isi pembicaraan pengguna.

Cara Mengaktifkan Keamanan Panggilan Pixel

Penting untuk diketahui bahwa Fitur Deteksi Penipuan Google ini tidak aktif secara otomatis (*default*). Pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui pengaturan aplikasi Telepon Google. Opsi ini juga fleksibel; pengguna dapat menonaktifkan deteksi penipuan selama panggilan tertentu jika mereka merasa perlu.

Saat ini, fitur inovatif ini baru diluncurkan dalam fase beta publik, dan fokus utamanya adalah pengguna ponsel Google Pixel 6 atau model yang lebih baru di wilayah Amerika Serikat. Bagi pengguna yang sudah termasuk dalam kelompok uji coba, aktivasi dapat dilakukan dengan mudah: buka Setelan aplikasi Telepon Google, lalu cari opsi Deteksi Penipuan.

Untuk memberikan masukan tentang pengalaman pengguna dan membantu Google menyempurnakan teknologi perlindungan ini, pengguna beta dapat mengakses Aplikasi Telepon Google, masuk ke Menu, pilih Bantuan & Masukan, dan kemudian Kirim Masukan.