Fosil Dinosaurus T-Rex Terjual Rp 727 Miliar di Lelang
Lelang Bersejarah: Fosil Dinosaurus T-Rex Terjual dengan Harga Fantastis
Uptodai.com - Penjualan fantastis fosil dinosaurus T-Rex bernama “Gus” baru saja mengguncang dunia permuseuman dan kolektor internasional. Kerangka purba berusia 67 juta tahun ini laku terjual senilai US$ 50,1 juta atau sekitar Rp 727 miliar dalam lelang yang digelar oleh Sotheby’s di New York. Angka fantastis tersebut langsung menobatkan spesimen ini sebagai fosil dinosaurus termahal yang pernah ada dalam sejarah. Proses tawar-menawar yang berlangsung ketat ini hanya memakan waktu sekitar sepuluh menit saja.
Spesifikasi Istimewa dan Penemuan Berharga di South Dakota
Gus ditemukan di wilayah kaya fosil di Kabupaten Harding, South Dakota, Amerika Serikat, antara tahun 2021 hingga 2023. Nama “Gus” disematkan sebagai bentuk penghormatan kepada Gary “Gus” Licking, sang pemilik lahan yang wafat saat proses ekskavasi berlangsung. Kerangka ini dinilai sangat istimewa karena memiliki tingkat kelengkapan yang luar biasa, yakni mencapai 61 persen berdasarkan jumlah tulang. Spesimen ini juga dilengkapi dengan 30 tulang rusuk perut yang sangat langka ditemukan pada fosil sejenis.
Secara fisik, kerangka raksasa ini memiliki tinggi mencapai 3,8 meter dengan panjang membentang hingga 11,6 meter. Bagian tengkoraknya yang berukuran 1,37 meter terawetkan dengan sangat sempurna dan menyimpan kisah masa lalu yang kelam. Para peneliti menemukan adanya bekas gigitan predator lain serta cedera tulang rusuk yang sempat sembuh sebelum kematiannya. Wilayah South Dakota sendiri memang terkenal sebagai bagian dari Formasi Hell Creek, sebuah situs geologi legendaris yang menyimpan banyak sisa-sisa kehidupan akhir zaman kapur.
Debat Sengit Kepemilikan Pribadi vs Ilmu Pengetahuan
Meskipun transaksi ini mencetak rekor baru, fenomena komersialisasi fosil berskala besar ini memicu polemik hangat di kalangan akademisi. Banyak ahli paleontologi khawatir bahwa kepemilikan pribadi atas spesimen langka seperti Gus akan membatasi akses penelitian ilmiah yang krusial. Ketika sebuah fosil masuk ke ruang tamu kolektor kaya, kesempatan masyarakat umum dan pelajar untuk mempelajarinya sering kali tertutup rapat. Namun, pihak Sotheby’s meyakinkan publik bahwa seluruh proses penggalian dan dokumentasi ilmiah telah dilakukan dengan standar yang sangat ketat.
Sebelum Gus memecahkan rekor, predikat fosil termahal dipegang oleh dinosaurus jenis stegosaurus bernama “Apex” yang terjual senilai US$ 44,6 juta pada tahun 2024. Sementara untuk kategori Tyrannosaurus rex, rekor sebelumnya dipegang oleh spesimen bernama “Stan” yang laku US$ 31,8 juta pada tahun 2020 silam. Hingga saat ini, identitas pembeli misterius Gus yang mengajukan penawaran lewat telepon masih dirahasiakan sepenuhnya dari publik. Banyak pihak berharap sang pemilik baru bersedia meminjamkan mahakarya prasejarah ini ke museum agar tetap bisa dinikmati dunia.