Uptodai.com - Kehadiran Ferrari 849 Testarossa di pasar otomotif Indonesia akhirnya resmi terwujud melalui peluncuran eksklusif di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Supercar hibrida ini dibanderol dengan harga fantastis mencapai Rp35 miliar, menjadikannya salah satu mahakarya termahal pabrikan Maranello di tanah air. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa pasar kendaraan premium di Indonesia tetap bergairah dan diminati oleh para kolektor kelas kakap. Kehadiran unit ini diprediksi akan memicu persaingan baru di segmen mobil sport ultra-mewah.

Sebagai penerus spiritual dari SF90 Stradale, mobil ini membangkitkan kembali nama legendaris “Testa Rossa” yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956. Nini Chiandra selaku General Manager PT Eurokars Prima Utama menegaskan bahwa kendaraan ini dirancang untuk menetapkan standar baru di kelasnya. Kombinasi performa ekstrem, teknologi mutakhir, dan pengalaman berkendara yang emosional menjadi nilai jual utama yang ditawarkan kepada konsumen tanah air. Kehadirannya tidak hanya sekadar menjadi simbol status, melainkan sebuah pencapaian teknologi otomotif modern.

Spesifikasi Mesin Hybrid dan Teknologi Formula 1

Dapur pacu mobil ini mengandalkan mesin V8 twin-turbo bertenaga 830 cv yang disandingkan dengan tiga motor listrik berteknologi Formula 1 berkekuatan 220 cv. Ferrari juga menyematkan turbocharger terbesar yang pernah diproduksi untuk mesin V8 mereka guna mendongkrak performa secara signifikan. Modifikasi mutakhir ini menghasilkan tambahan tenaga sebesar 50 cv dibandingkan pendahulunya tanpa menambah bobot keseluruhan kendaraan. Hasilnya, akselerasi yang dihasilkan menjadi jauh lebih responsif dan agresif di lintasan.

Kemampuan aerodinamisnya pun tidak main-main karena sanggup menghasilkan downforce hingga 415 kilogram pada kecepatan 250 km/jam. Pengendalian kendaraan semakin presisi berkat teknologi Ferrari Integrated Vehicle Estimator (FIVE) yang memantau perilaku mobil secara real-time. Sistem digital twin ini bekerja sama dengan teknologi pengereman ABS Evo untuk menjamin keamanan maksimal saat dipacu dalam kecepatan tinggi. Menariknya, dalam mode berkendara listrik penuh, mobil ini sanggup menempuh jarak hingga 25 kilometer tanpa emisi.

Paket Opsional Balap dan Target Pasar Eksklusif

Bagi konsumen yang menginginkan performa sirkuit yang lebih ekstrem, tersedia paket opsional Assetto Fiorano yang didominasi material serat karbon dan titanium. Paket khusus ini mampu memangkas bobot kendaraan hingga 30 kilogram guna meningkatkan kelincahan bermanuver di tikungan tajam. Secara global, varian coupe dipasarkan mulai dari US$932.648 atau sekitar Rp16 miliar, sedangkan varian Spider menyentuh angka US$1.015.589 atau setara Rp18 miliar sebelum pajak masuk Indonesia. Dengan kuota yang sangat terbatas, kendaraan ini dipastikan menjadi buruan utama para Ferraristi dan kolektor mobil premium di tanah air.

Pasar mobil mewah di Indonesia sendiri terus menunjukkan tren positif meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi global. Peluncuran unit eksklusif ini menjadi bukti nyata bahwa minat terhadap kendaraan berperforma tinggi dengan teknologi ramah lingkungan terus meningkat. Eurokars Prima Utama optimistis bahwa alokasi unit untuk Indonesia akan segera habis terjual dalam waktu singkat. Langkah ini juga memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu pusat gaya hidup mewah dan otomotif premium di Asia Tenggara.