Uptodai.com - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri puncak peringatan HUT Polri ke 80 di Satlat Brimob dengan penuh khidmat. Kehadiran pemimpin baru ini menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat institusi kepolisian di Indonesia. Upacara akbar ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan dedikasi Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh bangsa dan pejabat tinggi negara, termasuk Presiden RI ke-7 Joko Widodo serta Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 M. Jusuf Kalla. Terlihat pula Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bahtiar Najamuddin, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, hingga istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Wahid. Kehadiran para tokoh lintas generasi ini menunjukkan soliditas nasional dalam mendukung kemajuan Polri.

Sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih juga tampak memadati area tribun kehormatan di pusat latihan tersebut. Di antaranya adalah Menko Polhukam Djamari Chaniago, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. Kehadiran jajaran kabinet ini menegaskan sinergi lintas sektoral demi mendukung program prioritas keamanan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sinergi TNI-Polri dan Atraksi Spektakuler

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Setelah prosesi upacara formal selesai, suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dan atraksi memukau dari para personel. Defile kendaraan taktis, simulasi penerjunan payung, hingga parade pasukan gabungan TNI-Polri sukses memukau seluruh tamu undangan yang hadir.

Kolaborasi erat antara TNI dan Polri dalam defile ini menjadi simbol kekuatan pertahanan dan keamanan Indonesia yang semakin solid. Di tengah tantangan global yang kian kompleks, kebersamaan kedua institusi ini dinilai sangat krusial untuk menjaga kedaulatan negara. Masyarakat yang menyaksikan jalannya acara juga memberikan apresiasi tinggi terhadap profesionalisme yang ditunjukkan oleh para prajurit.

Penganugerahan Tanda Kehormatan dan Penghargaan

Dalam kesempatan istimewa ini, pemerintah juga memberikan penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada satuan kerja yang berprestasi. Penghargaan Nugraha Sakanti diserahkan kepada 11 satuan kerja dan kepolisian daerah, termasuk Polda Metro Jaya, Polda Sumatra Utara, dan Polda Jawa Timur. Selain itu, penghargaan Bintang Bhayangkara Narariya juga dianugerahkan kepada sejumlah personel yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa.

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Kapolri juga menganugerahkan Medali Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas kepemimpinan yang konsisten dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri. Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, Polri diharapkan terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin presisi dan dicintai rakyat.