Uptodai.com - Keputusan PT Toyota-Astra Motor (TAM) untuk tetap menjual Toyota Kijang Innova Reborn di tengah gempuran model baru, Innova Zenix, menunjukkan strategi pasar yang unik dan berorientasi pada permintaan konsumen. Model lawas yang diluncurkan sebelum 2022 ini ternyata masih memiliki basis penggemar yang sangat loyal di Indonesia.

Alasan utama di balik keberlanjutan produksi ini sangat sederhana: permintaan konsumen yang tak kunjung surut. Toyota menegaskan bahwa selama konsumen Indonesia masih menyukai dan membutuhkan model tersebut, pasokan akan terus dijamin tanpa batasan waktu. Ini adalah cerminan filosofi bahwa preferensi pelanggan adalah penentu utama siklus hidup produk.

Strategi Abadi: Mengapa Penjualan Innova Reborn Masih Kuat?

Pernyataan strategis ini disampaikan langsung oleh Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, di sela-sela pameran IIMS 2026. Menurut Ernando, sudut pandang konsumen adalah prioritas nomor satu dalam menentukan lini produk mereka di pasar domestik.

“Selama kustomernya suka, kita bakal sediakan. Nomor satu adalah customer point of view,” ujar Ernando. Ia menambahkan bahwa data di lapangan menunjukkan penjualan Penjualan Innova Reborn masih sangat kuat, menandakan bahwa model ini masih dicintai oleh masyarakat Indonesia.

Meskipun Innova Zenix membawa teknologi yang jauh lebih modern, termasuk opsi hybrid dan penggerak roda depan, pesona Innova Reborn seolah tak lekang dimakan waktu. Model ini berhasil mempertahankan posisinya sebagai pilihan utama bagi segmen pasar tertentu.

Diferensiasi Mesin Diesel dan Durabilitas Khas Reborn

Salah satu faktor krusial yang membuat Innova Reborn diesel tetap dicari adalah diferensiasi mesin yang ditawarkannya. Berbeda dengan Innova Zenix yang berfokus pada mesin bensin dan hybrid, Reborn masih mempertahankan mesin diesel yang dikenal bandel dan irit bahan bakar.

Mesin diesel ini sangat diminati oleh segmen pasar yang membutuhkan torsi besar, terutama untuk kebutuhan angkut atau melintasi medan yang lebih berat di luar kota. Daya tahan mesin diesel yang legendaris menjadi nilai jual yang sulit ditandingi oleh model bensin atau hybrid.

Selain itu, Reborn juga mempertahankan konfigurasi penggerak roda belakang (RWD). Konfigurasi RWD ini, ditambah dengan ground clearance yang tinggi, dianggap lebih tangguh dan mudah perawatannya, terutama di daerah-daerah dengan infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya mulus. Karakteristik ini menjadikan Keunggulan Innova Reborn sebagai mobil keluarga yang siap tempur.

Persaingan Ketat 50:50 dengan Innova Zenix

Data penjualan membuktikan klaim Toyota mengenai kekuatan pasar Innova Reborn. Ernando mengungkapkan bahwa pembagian market share antara Innova Reborn dan Innova Zenix di dalam keluarga Innova saat ini hampir seimbang, yakni 50:50.

Angka pembagian yang seimbang ini sangat jarang terjadi di industri otomotif, di mana model generasi terbaru biasanya langsung mendominasi penjualan. Namun, Kijang Innova, yang secara keseluruhan telah menjadi mobil terlaris di Indonesia selama tiga tahun terakhir, menunjukkan pola yang berbeda.

Berdasarkan data wholesales Gaikindo periode 2025, distribusi Toyota Kijang Innova Reborn mencapai 30.578 unit selama 12 bulan. Sementara itu, Innova Zenix hanya unggul sangat tipis dengan 30.656 unit terdistribusi. Selisih yang sangat kecil, hanya 78 unit, menggarisbawahi betapa ketatnya persaingan di internal lini produk Toyota. Kenyataan ini menjadi justifikasi kuat bagi PT TAM untuk terus memasok kedua model tersebut secara berdampingan.