Uptodai.com - Mentalitas Persib Bandung menjadi fokus utama Layvin Kurzawa menjelang laga krusial di babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II. Mantan bintang Paris Saint-Germain tersebut menegaskan bahwa Pangeran Biru datang ke Thailand bukan sekadar untuk bertanding, melainkan untuk mencuri poin penuh. Kehadiran Kurzawa di skuad asuhan Bojan Hodak membawa angin segar sekaligus pengalaman level Eropa ke dalam tim.

Pertandingan leg pertama ini akan berlangsung di markas Ratchaburi, Stadion Ratchaburi, Na Muang, pada Rabu (11/2/2026). Skuad Persib sendiri sudah bertolak ke Thailand dengan membawa komposisi pemain terbaik mereka. Kurzawa yang baru bergabung pada bursa transfer paruh musim langsung masuk dalam skema perjalanan ini untuk memperkuat lini pertahanan.

Target Kemenangan dan Clean Sheet di Thailand

Pemain berkebangsaan Prancis tersebut mematok target tinggi yakni kemenangan tanpa kebobolan atau clean sheet di laga tandang. Ia percaya bahwa disiplin di lini pertahanan akan menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas tim tuan rumah. Strategi mencetak gol juga telah dipersiapkan dengan matang sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh tim pelatih selama sesi latihan.

Kurzawa menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras dan menampilkan performa terbaik demi menjaga martabat sepak bola Indonesia di kancah Asia. Ia ingin tim tampil dengan mentalitas yang kuat sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Baginya, mencetak gol sesuai rencana adalah ambisi yang harus mereka wujudkan bersama-sama di lapangan.

Proses Adaptasi Layvin Kurzawa di Skuad Pangeran Biru

Meskipun baru sepekan berlatih bersama Marc Klok dan kawan-kawan, Kurzawa merasa proses adaptasinya berjalan cukup lancar dan cepat. Ia mengaku terus berusaha memahami karakter permainan rekan-rekan barunya agar chemistry di lapangan segera terbentuk. Debutnya sangat dinantikan oleh para pendukung setia Persib yang ingin melihat langsung kualitas bek sayap kelas dunia tersebut.

Kurzawa juga memuji atmosfer kekeluargaan yang ada di dalam internal tim Persib Bandung saat ini. Hal ini membantunya untuk lebih cepat menyatu dengan strategi yang diinginkan oleh pelatih Bojan Hodak. Pengalaman panjangnya di liga-liga top Eropa diharapkan mampu menularkan mental juara kepada para pemain muda di skuad Maung Bandung.

Waspadai Kekuatan Ratchaburi di Babak 16 Besar

Mengenai kekuatan Ratchaburi, Kurzawa bersikap sangat waspada dan tidak ingin meremehkan lawan sedikitpun dalam laga nanti. Menurutnya, keberhasilan tim asal Thailand itu menembus babak 16 besar ACL II membuktikan kualitas mereka yang sangat solid. Persib diprediksi akan menghadapi perlawanan sengit sepanjang sembilan puluh menit pertandingan berlangsung.

Kurzawa menekankan bahwa setiap tim yang lolos ke fase gugur memiliki keunggulan taktis yang patut diantisipasi dengan serius. Ia mengajak rekan-rekannya untuk tetap fokus dan tidak kehilangan konsentrasi meski berada di bawah tekanan suporter lawan. Kesiapan fisik dan mental akan menjadi pembeda dalam pertandingan yang diprediksi berjalan dengan intensitas tinggi ini.

Misi Pembuktian Kurzawa Setelah Pulih dari Cedera

Sebelum merapat ke Bandung, Kurzawa sempat meniti karier di Liga Portugal bersama klub Boavista pada musim sebelumnya. Namun, rentetan cedera sempat menghambat performanya sehingga ia minim mendapatkan menit bermain di kompetisi kasta tertinggi tersebut. Kini, tantangan baru di Asia menjadi panggung bagi Kurzawa untuk membuktikan bahwa dirinya masih berada di level kompetitif.

Kondisi fisiknya saat ini dilaporkan sudah jauh lebih bugar dan siap untuk menjalani jadwal padat bersama Persib. Manajemen klub berharap kehadiran pemain berusia 33 tahun ini bisa memberikan dampak instan bagi prestasi tim di level internasional. Laga melawan Ratchaburi akan menjadi ujian pertama sekaligus pembuktian kualitas sang pemain di hadapan publik sepak bola Asia.