Uptodai.com - Menjelang laga final yang krusial, statistik Lionel Messi di Piala Dunia 2026 menunjukkan lonjakan performa yang luar biasa dibandingkan dengan edisi 2022 di Qatar. Meskipun kini telah menginjak usia 39 tahun, megabintang Argentina ini justru tampil jauh lebih efisien dan dominan di atas lapangan. Banyak pihak menilai bahwa kematangan bermain La Pulga menjadi kunci utama di balik kesuksesan La Albiceleste menembus partai puncak turnamen bergengsi ini.

Berdasarkan data terbaru dari Planet Football, Messi telah membukukan 8 gol dan 4 assist hanya dari 7 pertandingan sepanjang turnamen ini berlangsung. Menariknya, seluruh gol yang dicetak oleh kapten Argentina tersebut lahir dari skema permainan terbuka atau open play. Catatan ini tentu sangat kontras dengan pencapaiannya pada edisi 2022, di mana 4 dari 7 golnya tercipta melalui titik putih.

Efisiensi waktu bermain sang kapten juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan di atas lapangan hijau. Pada edisi kali ini, ia hanya membutuhkan rata-rata 77,4 menit untuk mencetak satu gol, jauh lebih cepat dibanding rata-rata 98,8 menit pada tahun 2022. Dari segi kreativitas, pemain bernomor punggung 10 ini sukses menciptakan 25 peluang dengan 8 di antaranya merupakan peluang emas.

Tidak hanya tajam dalam menyerang, Messi juga menunjukkan kontribusi yang luar biasa saat timnya sedang kehilangan bola. Ia tercatat melakukan 10 tekel sukses sepanjang turnamen ini, meningkat dua kali lipat dari catatan 5 tekel sukses di Qatar. Selain itu, kemampuan tusukannya masih sangat mematikan dengan torehan 24 dribel sukses dibandingkan hanya 15 dribel pada edisi sebelumnya.

Adaptasi Taktis Lionel Scaloni dan Peran Baru Messi

Keberhasilan ini tidak lepas dari kejeniusan taktik pelatih Lionel Scaloni yang mampu meramu formasi ideal demi mengakomodasi fisik Messi. Scaloni memberikan kebebasan bergerak bagi sang kapten sembari menugaskan para pemain muda yang dinamis untuk menutup ruang di lini tengah. Strategi ini terbukti ampuh membuat Messi tetap bugar dan mampu memberikan dampak instan di setiap momen krusial pertandingan.

Sebelum turnamen dimulai, Messi sendiri mengakui bahwa dirinya melakukan persiapan fisik yang sangat ekstrem demi menjaga performanya di level tertinggi. Ia bahkan sengaja menggelar porsi latihan mandiri secara intensif sejak satu tahun sebelum kick-off Piala Dunia dimulai. Dedikasi luar biasa di usia senja ini membuktikan bahwa motivasi sang pemain untuk mempertahankan gelar juara dunia masih sangat membara.

Dominasi Rating dan Kesiapan Menghadapi Laga Final

Performa impresif tersebut tercermin dari rating agregat luar biasa yang diberikan oleh situs statistik sepak bola terkemuka dunia. SofaScore memberikan nilai rata-rata sebesar 9,01, sementara WhoScored menyematkan rating sebesar 9,10 untuk penampilannya sepanjang turnamen. Kini, dunia menanti apakah efisiensi luar biasa ini mampu membawa Argentina kembali mengangkat trofi emas di laga final nanti.