Bezzecchi Pecahkan Rekor MotoGP Buriram, Aprilia Ancam Ducati
Uptodai.com - Marco Bezzecchi berhasil memecahkan rekor MotoGP Buriram 2026 setelah tampil eksplosif pada hari terakhir pengujian pramusim di Thailand. Pembalap baru tim pabrikan Aprilia tersebut menunjukkan taringnya dengan mencatatkan waktu yang sulit dikejar oleh rival-rivalnya di lintasan.
Keberhasilan ini menjadi sinyal peringatan keras bagi kubu Ducati yang selama ini mendominasi grid kelas utama. Aprilia membuktikan bahwa pengembangan motor RS-GP mereka telah mencapai level yang sangat kompetitif untuk menghadapi musim balap mendatang.
Sesi tes di Sirkuit Internasional Chang awalnya berlangsung cukup tenang dengan intensitas yang rendah pada pagi hari. Sebagian besar tim balap memilih untuk fokus pada penyempurnaan prosedur start dan pengujian komponen teknis di bawah cuaca panas Thailand.
Dominasi Aprilia di Menit-Menit Terakhir
Aktivitas lintasan sempat melambat hingga memasuki awal sore waktu setempat karena suhu aspal yang sangat tinggi. Banyak tim lebih memprioritaskan setelan motor untuk simulasi balap daripada mengejar catatan waktu lap tunggal yang cepat.
Namun, suasana berubah drastis ketika sesi menyisakan waktu sekitar 15 menit terakhir sebelum bendera kotak-kotak berkibar. Marco Bezzecchi yang awalnya berada di papan tengah mulai memacu motornya hingga batas maksimal untuk melakukan serangan waktu.
Pembalap asal Italia itu awalnya mencetak waktu 1:28,8 sebelum akhirnya mempertajam catatan tersebut menjadi 1:28,668. Angka fantastis ini resmi menempatkannya sebagai pemegang catatan waktu tercepat sepanjang sejarah pengujian di Sirkuit Buriram.
Kejutan tidak berhenti di sana karena rekan setimnya, Ai Ogura, juga menunjukkan performa yang sangat impresif. Pembalap muda tersebut berhasil menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1:28,765, sekaligus menggeser posisi Marc Marquez.
Nasib Sial Marc Marquez dan Konsistensi Ducati
Di sisi lain, Marc Marquez mengalami hari yang cukup berat meskipun tetap mampu mengamankan posisi tiga besar dalam klasemen gabungan. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu harus terjatuh untuk ketiga kalinya selama sesi pengujian di Thailand berlangsung.
Insiden kecelakaan Marquez bahkan sempat memicu keluarnya bendera merah karena kerusakan pada pagar pengaman udara di pinggir lintasan. Beruntung, juara dunia delapan kali tersebut tidak mengalami cedera serius dan bisa melanjutkan sesi pengujian setelah perbaikan selesai.
Meskipun Aprilia mencuri perhatian, Ducati tetap menunjukkan konsistensi yang patut diwaspadai melalui Francesco Bagnaia dan Marquez. Namun, hasil di Buriram ini menegaskan bahwa motor RS-GP pabrikan Noale kini memiliki kedalaman skuad yang sangat solid.
Seluruh pembalap yang menggunakan motor Aprilia berhasil menembus posisi 10 besar dalam hasil tes keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa paket motor mereka tidak hanya cepat di tangan satu pembalap saja, tetapi kompetitif bagi semua penggunanya.
Persaingan KTM dan Adaptasi Yamaha
Sementara itu, tim KTM melalui Pedro Acosta dan Maverick Vinales memilih strategi yang berbeda dengan fokus pada simulasi jarak jauh. Keduanya mencatatkan waktu yang hampir identik dalam long run, yang menandakan konsistensi paket motor RC16 sangat stabil.
KTM tampaknya lebih mengejar ketahanan ban dan stabilitas motor saat tangki bahan bakar penuh untuk persiapan balapan sesungguhnya. Strategi ini sangat krusial mengingat karakteristik Sirkuit Buriram yang sangat menuntut performa pengereman dan akselerasi kuat.
Di kubu Yamaha, Fabio Quartararo mulai menunjukkan sedikit kemajuan pada sesi sore hari meskipun masih ada celah lebar. Pembalap asal Prancis tersebut berhasil memperbaiki posisi klasemennya, namun masih terpaut lebih dari satu detik dari rekor Bezzecchi.
Tantangan besar masih dihadapi oleh rookie Yamaha, Toprak Razgatlioglu, yang masih kesulitan menembus gap dua detik dari pimpinan lomba. Proses adaptasi mantan juara dunia Superbike ini di kelas utama MotoGP ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.