Fakta Baru Gembong Narkoba El Mencho Tewas dalam Operasi Militer
Uptodai.com - Gembong narkoba El Mencho tewas dalam operasi militer yang berlangsung dramatis setelah pelariannya selama bertahun-tahun berakhir di tangan pasukan khusus. Nemesio Oseguera Cervantes, pemimpin tertinggi Kartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG), tidak berkutik saat militer mengepung tempat persembunyiannya.
Kematian bos kartel CJNG ini menjadi pukulan telak bagi struktur organisasi kriminal paling berbahaya di Meksiko tersebut. Menariknya, keberhasilan operasi ini bukan hanya karena kecanggihan teknologi militer, melainkan akibat kecerobohan dalam lingkaran asmara sang gembong.
Jejak Asmara yang Mengakhiri Pelarian El Mencho
Pihak berwenang berhasil mengendus keberadaan Oseguera setelah memantau pergerakan salah satu kekasih romantisnya. Perempuan tersebut dilaporkan melakukan perjalanan menuju Tapalpa, sebuah desa wisata yang tenang di wilayah Meksiko bagian barat.
Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla, mengungkapkan bahwa sang pacar diantar oleh orang kepercayaan menuju sebuah vila mewah di kawasan tersebut. Pertemuan rahasia yang terjadi pada hari Sabtu itu menjadi celah fatal yang sudah ditunggu-tunggu oleh intelijen selama berbulan-bulan.
Setelah memastikan Oseguera berada di lokasi, tim pengintai terus memantau hingga sang kekasih meninggalkan rumah tersebut. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir korban sipil sekaligus memastikan target utama tetap berada di dalam jangkauan serangan pasukan khusus.
Strategi Operasi Senyap Militer Meksiko
Operasi senyap militer Meksiko ini melibatkan koordinasi tingkat tinggi dengan Komando Utara militer Amerika Serikat (AS). Pasukan Reaksi Cepat Khusus dari Garda Nasional Meksiko merancang manuver darat dan udara yang sangat rahasia.
Para prajurit elit sengaja mendekati lokasi tanpa memasuki wilayah Jalisco terlebih dahulu guna menghindari kebocoran informasi. Mereka memahami betul bahwa jaringan intelijen kartel sangat luas dan mampu mendeteksi pergerakan aparat dengan cepat.
Begitu konfirmasi visual didapatkan, perintah penyerbuan langsung turun untuk menggerebek peternakan yang menjadi benteng terakhir Oseguera. Strategi ini berhasil menciptakan elemen kejutan yang membuat para pengawal kartel tidak sempat melakukan persiapan pertahanan maksimal.
Perlawanan Sengit dan Persenjataan Berat
Meskipun terkejut, kelompok pengawal El Mencho memberikan perlawanan yang sangat brutal dengan menggunakan persenjataan standar militer. Pasukan khusus menemukan berbagai senjata serbu otomatis hingga dua peluncur roket di lokasi kejadian.
Penggunaan peluncur roket atau bazooka ini bukan hal baru bagi kelompok CJNG dalam menantang kedaulatan negara. Pada tahun 2015 silam, kelompok ini pernah menembak jatuh helikopter militer untuk membantu El Mencho meloloskan diri dari kepungan.
Dalam baku tembak terbaru ini, para pengawal gembong narkoba tersebut kembali berhasil mengenai sebuah helikopter militer. Pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan terdekat setelah badan pesawat mengalami kerusakan akibat terjangan peluru kaliber besar.
Detik-Detik Terakhir di Hutan Tapalpa
Nasib El Mencho kali ini tidak seberuntung pelariannya di masa lalu saat ia selalu berhasil lolos dari maut. Ketika pertempuran memanas, ia mencoba melarikan diri ke area hutan lebat di sekitar peternakan bersama lingkaran pengawal intinya.
Tentara yang sudah mengepung seluruh penjuru wilayah melakukan penyisiran ketat di setiap jengkal tanah. Mereka akhirnya menemukan sang gembong narkoba sedang bersembunyi di balik semak-semak dalam kondisi terdesak.
Kini, wilayah Jalisco dilaporkan berada dalam status siaga satu untuk mengantisipasi serangan balasan dari sisa-sisa anggota kartel. Pemerintah Meksiko menegaskan bahwa operasi ini merupakan bukti nyata komitmen mereka dalam memberantas kejahatan terorganisir hingga ke akarnya.