Loftus-Cheek Operasi Rahang, AC Milan Kehilangan Gelandang Andalan
Uptodai.com - Cedera Ruben Loftus-Cheek menjadi kabar buruk bagi AC Milan setelah benturan keras yang dialaminya dalam laga kontra Parma. Insiden mengerikan tersebut memaksa sang gelandang asal Inggris naik meja operasi untuk menangani masalah serius pada bagian wajahnya. Kejadian ini meninggalkan kekhawatiran mendalam bagi para pendukung Rossoneri di seluruh dunia.
Momen horor ini bermula pada menit-menit awal pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro. Saat itu, Loftus-Cheek berusaha menyambar umpan silang akrobatik dari Alexis Saelemaekers di dalam kotak penalti. Namun, kepalanya justru beradu kencang dengan kiper lawan yang juga berusaha mengamankan bola di udara.
Benturan tersebut seketika membuat suasana stadion terdiam saat melihat sang pemain terkapar tak berdaya di atas rumput. Tim medis segera berlari masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan darurat karena kondisi sang pemain terlihat cukup mengkhawatirkan. Loftus-Cheek akhirnya dievakuasi menggunakan tandu dengan penyangga leher terpasang ketat demi keamanan medis.
Operasi Rahang Berjalan Lancar di Milan
Manajemen AC Milan segera memberikan pernyataan resmi mengenai kondisi kesehatan mantan pemain Chelsea tersebut. Melalui pemeriksaan intensif, tim medis mendiagnosis bahwa Loftus-Cheek mengalami fraktur pada proses alveolar rahang. Kondisi ini memerlukan tindakan bedah segera guna menstabilkan struktur tulang wajah yang terdampak benturan hebat tersebut.
Prosedur bedah dilakukan oleh tim dokter spesialis di Departemen Bedah Maksilofasial dan Klinik Gigi ASST Santi Paolo e Carlo. Pihak klub mengonfirmasi bahwa operasi rahang Loftus-Cheek tersebut berjalan dengan sukses tanpa ada komplikasi medis yang berarti. Saat ini, sang pemain dilaporkan dalam kondisi stabil dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Meskipun operasi berjalan lancar, proses rehabilitasi untuk cedera jenis ini membutuhkan ketelitian dan waktu yang tidak sebentar. Loftus-Cheek harus menjalani serangkaian program pemulihan khusus untuk memastikan tulang rahangnya menyambung dengan sempurna. Tim medis klub akan terus memantau perkembangan harian sang pemain selama masa istirahat total di rumah.
Dampak Absennya Loftus-Cheek bagi Skuad Rossoneri
Kehilangan Loftus-Cheek menjadi tamparan keras bagi strategi pelatih di tengah jadwal kompetisi yang sangat padat. Pemain bertubuh kekar ini merupakan pilar penting dalam menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan Milan. Update pemain AC Milan menyebutkan bahwa ia diperkirakan harus menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih delapan pekan.
Durasi absen yang mencapai dua bulan ini membuat Loftus-Cheek akan melewatkan sejumlah pertandingan krusial di Serie A. Nama-nama besar seperti Inter Milan, Napoli, hingga Lazio masuk dalam daftar lawan yang akan dihadapi Milan tanpa kehadirannya. Hal ini tentu menuntut kreativitas staf kepelatihan untuk meramu ulang komposisi lini tengah mereka.
Beberapa opsi pengganti kini mulai dipersiapkan untuk menjaga stabilitas kondisi skuad Rossoneri yang sedang berjuang di papan atas. Yunus Musah atau Tijjani Reijnders kemungkinan besar akan memikul beban lebih berat untuk mengisi kekosongan peran yang ditinggalkan Loftus-Cheek. Kehadiran pemain pengganti yang siap tempur menjadi kunci bagi Milan agar tetap kompetitif di jalur juara.
Jika proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana tanpa kendala tambahan, Loftus-Cheek diprediksi baru bisa merumput kembali pada akhir April mendatang. Laga kontra Juventus pada 26 April menjadi target realistis bagi sang gelandang untuk melakukan comeback. Hingga saat itu tiba, AC Milan harus berjuang ekstra keras untuk mempertahankan posisi mereka di klasemen tanpa tenaga sang pemain andalan.