Uptodai.com - Real Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Benfica di leg kedua babak play-off. Pasukan Carlo Ancelotti berhasil membalikkan keadaan dan mengakhiri laga dengan skor tipis 2-1 di hadapan pendukung sendiri.

Hasil positif ini membuat agregat akhir menjadi 3-1 untuk keunggulan raksasa Spanyol tersebut. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi sang raja Eropa yang selalu tampil perkasa saat bermain di kompetisi kasta tertinggi antarklub Benua Biru.

Drama Menit Awal di Santiago Bernabeu

Benfica yang datang sebagai tim tamu tidak menunjukkan rasa gentar sedikit pun sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Mereka langsung menekan pertahanan tuan rumah demi mengejar ketertinggalan agregat satu gol dari pertemuan sebelumnya.

Upaya agresif tersebut membuahkan hasil manis pada menit ke-14 melalui aksi impresif yang dilakukan oleh Rafa Silva. Pemain lincah ini menyambar bola muntah di depan gawang yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh barisan belakang Madrid.

Gol kejutan tersebut sempat membuat publik tuan rumah terdiam sejenak karena posisi agregat menjadi imbang kembali. Namun, Real Madrid segera menunjukkan reaksi cepat yang menjadi ciri khas tim besar dalam menghadapi tekanan mental.

Respon Cepat Aurelien Tchouameni

Tidak butuh waktu lama bagi Los Blancos untuk menyamakan kedudukan dan kembali memegang kendali permainan secara keseluruhan. Hanya berselang dua menit setelah gol Benfica, jala gawang tim tamu bergetar hebat akibat serangan terukur.

Serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Federico Valverde dari sisi kanan menjadi kunci pembuka lubang pertahanan lawan. Gelandang asal Uruguay itu mengirimkan umpan tarik presisi yang mengarah tepat ke jantung pertahanan Benfica.

Aurelien Tchouameni yang muncul dari lini kedua langsung menyambar bola dengan tendangan keras mendatar yang sangat mematikan. Bola meluncur deras ke pojok kanan gawang tanpa mampu dijangkau oleh penjaga gawang tim asal Portugal tersebut.

Vinicius Junior Jadi Pahlawan Kemenangan

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat dengan kedua tim yang saling melakukan jual beli serangan. Benfica berusaha keras mencari gol tambahan untuk menjaga asa mereka agar bisa memaksakan babak tambahan waktu.

Namun, lini tengah Madrid yang dipimpin oleh duet maut Valverde dan Tchouameni tampil sangat solid dalam memutus aliran bola. Momentum krusial bagi tuan rumah akhirnya tiba pada menit ke-80 saat laga memasuki fase akhir yang menentukan.

Valverde kembali menjadi aktor penting dengan mengirimkan umpan terobosan cerdik yang membelah pertahanan lawan. Vinicius Junior yang memiliki kecepatan luar biasa berhasil lolos dari jebakan offside dan menggiring bola dengan tenang.

Penyerang asal Brasil itu dengan dingin menaklukkan kiper lawan sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut jauh. Gol tersebut mengunci kemenangan Madrid dan memastikan langkah mereka menuju fase gugur dengan penuh percaya diri.

Menanti Lawan di Babak 16 Besar

Keberhasilan Real Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions ini membuka peluang pertemuan dengan tim-tim raksasa lainnya. Berdasarkan bagan turnamen, mereka kini dijadwalkan akan menghadapi pemenang antara Manchester City atau Sporting CP.

Pertandingan ini juga menjadi pembuktian bagi Vinicius Junior yang tetap tampil profesional meskipun sempat diterpa isu rasisme. Sebelumnya, sang pemain menuding penggawa Benfica melakukan tindakan tidak terpuji pada pertemuan leg pertama di Portugal.

Dengan koleksi 15 trofi kompetisi ini, Madrid kini menatap babak selanjutnya dengan ambisi besar untuk mempertahankan gelar. Fokus utama manajemen dan pemain kini sepenuhnya tercurah pada perburuan trofi paling bergengsi di daratan Eropa tersebut.