Isyana Sarasvati Bantah Terima Beasiswa LPDP, Ini Fakta Sebenarnya
Uptodai.com - Beasiswa LPDP Isyana Sarasvati belakangan ini menjadi topik perbincangan hangat di kalangan netizen hingga memicu sang penyanyi untuk memberikan klarifikasi resmi. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Isyana secara tegas membantah kabar yang menyebutkan dirinya sebagai salah satu penerima dana pendidikan dari pemerintah tersebut. Ia merasa perlu meluruskan informasi yang kurang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik yang lebih luas.
Penyanyi berbakat ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima atau mendaftarkan diri dalam program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Isyana menyatakan bahwa seluruh perjalanan akademisnya di luar negeri tidak menggunakan anggaran negara Indonesia. Pernyataan ini sekaligus menjawab keraguan publik yang sempat mempertanyakan status pendidikannya di Inggris beberapa waktu lalu.
Sumber Dana Pendidikan Isyana Sarasvati di Royal College of Music
Faktanya, Isyana Sarasvati memang menempuh pendidikan musik di institusi ternama, namun dengan jalur pendanaan yang berbeda. Ia berhasil mendapatkan beasiswa penuh dari Pemerintah Singapura untuk menempuh jenjang sarjana di Royal College of Music (RCM), London. Prestasi ini ia raih berkat kemampuan bermusiknya yang luar biasa sejak usia muda.
Selama berkuliah di Inggris, Isyana menunjukkan dedikasi yang sangat tinggi terhadap bidang yang ia tekuni. Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis ketika ia berhasil lulus dengan predikat cumlaude dari kampus musik bergengsi dunia itu. Keberhasilannya meraih beasiswa dari negara tetangga membuktikan kualitasnya sebagai musisi internasional tanpa harus membebani kas negara.
Alyssa Soebandono Turut Berikan Klarifikasi Serupa
Langkah Isyana untuk meluruskan informasi mengenai Beasiswa LPDP Isyana Sarasvati ternyata juga diikuti oleh aktris Alyssa Soebandono. Istri dari Dude Harlino ini merilis pernyataan senada melalui akun Instagram miliknya guna menghindari polemik serupa. Alyssa menegaskan bahwa dirinya bukan merupakan bagian dari alumni penerima beasiswa LPDP untuk jenjang pendidikan manapun.
Alyssa menjelaskan bahwa ia menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan Media Communication Monash University, Australia, dengan biaya sendiri. Ia bahkan mampu menyelesaikan studi tersebut dalam waktu singkat, yakni hanya 2,5 tahun. Sementara itu, untuk jenjang magister (S2), Alyssa mendapatkan beasiswa penuh yang berasal dari pihak swasta, yaitu London School of Public Relations (LSPR).
Polemik Kontribusi Artis Penerima Beasiswa Negara
Munculnya berbagai klarifikasi dari para pesohor ini bermula dari tuntutan netizen terhadap para artis yang benar-benar menerima beasiswa LPDP. Publik mulai menagih bukti kontribusi nyata yang diberikan para penerima beasiswa tersebut kepada bangsa setelah lulus dari universitas luar negeri. Situasi ini menciptakan tekanan sosial bagi figur publik yang menempuh studi di mancanegara.
Tasya Kamila, yang merupakan salah satu artis penerima LPDP di Columbia University, sempat merespons desakan tersebut dengan memaparkan tujuh kontribusinya. Namun, penjelasan Tasya justru menuai beragam reaksi, termasuk kritik pedas dari sebagian warganet. Banyak pihak menilai bahwa program kerja yang dijalankan belum sebanding dengan besarnya dana negara yang telah dikeluarkan.
Melalui klarifikasi yang transparan, Isyana Sarasvati dan Alyssa Soebandono berharap masyarakat bisa lebih teliti dalam menyaring informasi. Keduanya menegaskan bahwa meraih pendidikan tinggi di luar negeri bisa ditempuh melalui banyak jalur, baik mandiri maupun beasiswa non-pemerintah. Hal ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya verifikasi data sebelum melayangkan kritik kepada figur publik terkait penggunaan fasilitas negara.