Uptodai.com - Proses produksi Jaecoo J5 EV Indonesia kini tengah dipacu habis-habisan demi memenuhi ekspektasi ribuan konsumen yang telah mengantre lama. Langkah strategis ini diambil menyusul lonjakan pemesanan yang melampaui prediksi awal pasar otomotif nasional.

Pihak manajemen menyadari bahwa masa tunggu yang terlalu lama dapat memengaruhi kepuasan pelanggan secara signifikan. Oleh karena itu, percepatan di lini perakitan menjadi prioritas utama perusahaan untuk menjaga kepercayaan pasar di tanah air.

Kolaborasi Strategis Jaecoo dan Inchcape Indonesia

Untuk mendongkrak kapasitas manufaktur, Jaecoo secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Inchcape Indonesia. Langkah ekspansi ini bertujuan untuk menambah fasilitas perakitan selain pabrik PT Handal Indonesia Motor yang sudah beroperasi sebelumnya.

Penambahan jalur produksi ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu atau inden yang saat ini dirasakan oleh para pemesan. Fokus utama dari fasilitas baru ini memang diarahkan sepenuhnya untuk memenuhi permintaan unit SUV listrik terbaru mereka yang sedang naik daun.

Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Inchcape sebenarnya mencakup Chery Group secara luas. Namun, urgensi yang tinggi membuat fasilitas tersebut diprioritaskan untuk model J5 EV terlebih dahulu guna memenuhi kebutuhan pasar.

Target Pengiriman Sebelum Libur Lebaran 2026

Manajemen Jaecoo Indonesia menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan pengiriman unit sebelum tanggal 17 Maret 2026. Momentum ini dianggap sangat krusial karena bertepatan dengan persiapan masyarakat menyambut libur panjang Lebaran.

Perusahaan ingin memastikan para konsumen bisa menggunakan mobil listrik baru mereka untuk kebutuhan transportasi mudik maupun silaturahmi keluarga. Fokus pada aspek distribusi ini menjadi bagian dari layanan purnajual yang ingin mereka tonjolkan kepada konsumen Indonesia.

“Kami berupaya agar sebelum libur lebaran, unit sudah sampai ke tangan konsumen,” tegas Ilham saat memberikan keterangan resmi di Jakarta. Komitmen ini menuntut tim operasional bekerja ekstra keras di tengah keterbatasan waktu yang semakin sempit.

Data Pemesanan dan Realisasi Distribusi Unit

Hingga akhir Februari 2026, total pesanan untuk Jaecoo J5 EV telah menyentuh angka fantastis, yakni sekitar 14.000 unit. Dari jumlah tersebut, perusahaan baru berhasil mendistribusikan sekitar 4.000 unit kepada pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Melihat selisih yang cukup besar antara pesanan dan distribusi, tim produksi kini meningkatkan jam kerja di fasilitas perakitan. Jaecoo optimistis mampu memenuhi sekitar 12.000 pemesanan dari total antrean yang ada sebelum tenggat waktu pertengahan Maret nanti.

Kehadiran infrastruktur tambahan ini menjadi angin segar bagi perkembangan ekosistem mobil listrik di tanah air. Meskipun antrean tetap ada, setidaknya durasi tunggu konsumen dapat dikurangi secara signifikan berkat efisiensi produksi yang lebih baik.

Jaecoo J5 EV sendiri menjadi salah satu model yang paling dinanti karena menawarkan teknologi canggih dengan desain modern. Dengan percepatan produksi ini, Jaecoo berharap dapat memperkuat posisinya dalam persaingan ketat pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara.