Harga BBM Pertamina Maret 2026 Naik, Cek Rincian Pertamax dan Dex
Uptodai.com - Harga BBM Pertamina Maret 2026 resmi mengalami penyesuaian di seluruh wilayah Indonesia mulai tanggal satu bulan ini. PT Pertamina Patra Niaga menaikkan tarif untuk kategori bahan bakar non-subsidi guna merespons dinamika pasar energi internasional yang terus bergejolak. Kebijakan ini menyasar lini produk unggulan seperti Pertamax Series dan Dex Series yang banyak digunakan oleh pemilik kendaraan pribadi modern.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa langkah ini merupakan prosedur rutin perusahaan untuk menjaga stabilitas layanan. Tim internal melakukan evaluasi berkala dengan merujuk pada formula harga yang telah disetujui oleh pemerintah melalui regulasi kementerian terkait. Hal ini memastikan harga tetap kompetitif bagi konsumen namun tetap mencerminkan nilai ekonomi yang wajar di pasar global.
Faktor Pemicu Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
Fluktuasi harga minyak mentah dunia menjadi indikator utama dalam penentuan tarif baru di setiap SPBU Pertamina. Perusahaan memantau pergerakan Mean of Platts Singapore (MOPS) serta data dari Argus Media sebagai acuan harga minyak olahan di kawasan Asia. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut memberikan tekanan pada biaya pengadaan energi nasional yang sebagian masih bergantung pada impor.
Kondisi geopolitik global seringkali memicu ketidakpastian pasokan yang berdampak langsung pada harga jual di tingkat ritel domestik. Meskipun demikian, Pertamina mengklaim tetap menjaga selisih harga agar tidak terlalu membebani daya beli masyarakat secara drastis. Penyesuaian ini juga mempertimbangkan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Daftar Lengkap Harga Pertamax dan Dex Series Terbaru
Perubahan harga yang paling mencolok terlihat pada kategori mesin diesel atau lini Dex Series untuk periode Maret ini. Produk Pertamina Dex kini dibanderol seharga Rp14.500 per liter, mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 dibandingkan dengan posisi pada bulan Februari. Sementara itu, varian Dexlite juga naik cukup signifikan menjadi Rp14.200 per liter dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp13.250.
Untuk kategori bensin, Pertamax (RON 92) kini menyentuh angka Rp12.300 per liter setelah mengalami kenaikan sebesar Rp500. Pemilik kendaraan yang menggunakan Pertamax Turbo (RON 98) juga harus merogoh kocek lebih dalam dengan harga baru Rp13.100 per liter. Produk Pertamax Green (RON 95) yang lebih ramah lingkungan pun tidak luput dari penyesuaian menjadi Rp12.900 per liter.
Nasib Pertalite dan Solar Subsidi
Di tengah kenaikan produk non-subsidi, pemerintah tetap mempertahankan harga bahan bakar penugasan dan subsidi untuk melindungi masyarakat luas. Pertalite (RON 90) tetap stabil pada harga Rp10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia tanpa ada perubahan tarif. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah yang sangat bergantung pada transportasi umum dan logistik.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi melalui aplikasi MyPertamina guna mengetahui harga akurat di wilayah masing-masing. Perbedaan tarif antar daerah biasanya terjadi karena perbedaan besaran pajak daerah yang berlaku di setiap provinsi. Pertamina berkomitmen untuk terus menjamin ketersediaan stok di seluruh jaringan SPBU meskipun terjadi fluktuasi harga di pasar internasional.