Britney Spears Ditangkap Mabuk di Ventura County, Ini Detailnya
Uptodai.com - Britney Spears ditangkap mabuk saat sedang mengemudikan kendaraannya di kawasan Ventura County, Amerika Serikat, pada Rabu (5/3/2026) malam waktu setempat. Kabar mengejutkan ini langsung menjadi sorotan dunia setelah pihak kepolisian mengonfirmasi penahanan sang bintang pop tersebut.
Penyanyi yang kini berusia 44 tahun itu terpaksa berurusan dengan hukum karena dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau Driving Under the Influence (DUI). Pihak Departemen Sheriff Ventura County sempat menahan Spears selama beberapa jam sebelum akhirnya memberikan izin pulang pada pagi harinya.
Kronologi Penangkapan Britney Spears di Ventura County
Berdasarkan catatan resmi dari pihak kepolisian, pelantun lagu “Toxic” ini resmi dibebaskan dari tahanan pada pukul 06.07 pagi waktu setempat. Meskipun sudah diperbolehkan pulang, proses hukum terhadap dirinya tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku di negara bagian tersebut.
Pihak pengadilan telah menetapkan jadwal persidangan perdana untuk kasus ini pada tanggal 4 Mei mendatang. Insiden ini menambah daftar panjang persoalan pribadi yang harus dihadapi oleh sang diva di tengah upayanya menata kembali hidupnya setelah masa perwalian yang panjang.
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa kendaraan yang dikemudikan Spears menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan sebelum akhirnya dihentikan oleh petugas. Polisi segera melakukan tes di tempat guna memastikan kondisi kesadaran sang penyanyi saat berada di balik kemudi.
Tanggapan Pihak Manajemen Terkait Kasus DUI
Perwakilan resmi Britney Spears memberikan pernyataan tegas melalui media hiburan Deadline terkait insiden memprihatinkan tersebut. Mereka menyebut kejadian ini sebagai peristiwa yang sangat tidak menguntungkan dan tidak dapat dimaafkan secara moral maupun hukum.
Pihak manajemen memastikan bahwa Britney akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Mereka juga menegaskan komitmen sang artis untuk sepenuhnya mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Amerika Serikat selama proses hukum berlangsung.
Keluarga dan tim terdekat berharap momentum ini menjadi titik balik bagi perubahan besar dalam kehidupan pribadi Britney yang sudah lama dinantikan. Langkah-langkah rehabilitasi atau pendampingan kemungkinan besar akan menjadi prioritas utama tim manajemen setelah kejadian ini berlalu.
Kilas Balik Perjalanan Hidup dan Karier Britney Spears
Britney Spears mencapai puncak popularitasnya pada akhir tahun 1990-an melalui berbagai lagu hits yang mendunia seperti “…Baby One More Time”. Namun, perjalanan kariernya yang gemilang sering kali tertutup oleh berbagai drama kehidupan pribadi yang sangat kompleks dan emosional.
Dalam memoar pribadinya berjudul “The Woman in Me” yang terbit tahun 2023, ia sempat membantah memiliki masalah dengan ketergantungan alkohol yang serius. Spears mengaku hanya mengonsumsi Adderall, sebuah obat untuk mengatasi gangguan ADHD, yang ia konsumsi selama bertahun-tahun.
Publik tentu masih mengingat masa-masa sulit Spears saat berada di bawah perwalian atau conservatorship ayahnya, Jamie Spears, yang mengontrol segala aspek hidupnya. Masa kelam yang dimulai sejak 2007 itu akhirnya berakhir pada 2021 berkat dukungan masif dari gerakan “Free Britney”.
Kini, insiden mengemudi dalam keadaan mabuk ini memicu kekhawatiran baru di kalangan penggemar setianya di seluruh dunia. Banyak pihak berharap Britney Spears segera mendapatkan bantuan profesional yang tepat agar tidak kembali terjerumus ke dalam masalah hukum yang serupa di masa depan.