Uptodai.com - Penjualan moge Honda di India kini memasuki babak baru setelah pabrikan asal Jepang tersebut memutuskan untuk merampingkan lini produk premium mereka. Langkah ini mengejutkan banyak pihak mengingat Honda sebelumnya memiliki portofolio motor gede yang sangat kuat melalui jaringan dealer Big Wing. Strategi ini diambil di tengah persaingan ketat dengan produsen lain seperti Yamaha dan Suzuki.

Berdasarkan pantauan terbaru, tiga model andalan Honda resmi menghilang dari daftar distribusi di pasar Negeri Tirai Bambu tersebut. Model yang tidak lagi terlihat dalam katalog adalah Honda CB650R, Honda CBR650R, serta skuter petualang premium Honda X-ADV. Penghapusan ketiga model ini terlihat jelas pada situs resmi Honda Big Wing India yang menjadi pusat penjualan motor kelas atas.

Calon konsumen kini tidak lagi menemukan informasi harga maupun spesifikasi teknis untuk unit-unit tersebut di platform digital mereka. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam peta persaingan motor berkapasitas mesin besar di wilayah Asia Selatan. Banyak pihak mulai berspekulasi mengenai masa depan lini produk 650cc dan 750cc milik Honda di wilayah tersebut.

Alasan di Balik Penghentian Penjualan Moge Honda

Honda Motorcycles and Scooters India (HMSI) hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan mendasar di balik kebijakan suntik mati ini. Namun, para pengamat industri otomotif melihat adanya pola distribusi yang berkaitan erat dengan kuota impor kendaraan. Sebagian besar moge yang dipasarkan Honda di India masuk melalui skema Completely Built Up (CBU) atau impor utuh.

Biasanya, Honda akan menghapus daftar produk dari situs resmi jika alokasi unit untuk tahun fiskal berjalan sudah habis terjual seluruhnya. Hal ini sering terjadi pada model-model populer yang memiliki peminat tinggi namun jumlah pasokannya sangat terbatas dari pabrik pusat. Kondisi tersebut memberikan harapan bahwa penghentian penjualan ini mungkin hanya bersifat sementara saja.

Ada kemungkinan besar Honda akan kembali membuka keran pemesanan pada tahun 2026 atau 2027 mendatang jika kuota baru telah tersedia. Pola serupa pernah terjadi sebelumnya, di mana beberapa model sempat menghilang namun muncul kembali dengan pembaruan fitur. Para loyalis merek sayap mengepak ini tentu berharap bisa segera memesan unit idaman mereka kembali.

Teknologi e-Clutch dan Performa Mesin 650cc

Sebelum menghilang dari pasar, Honda CB650R dan CBR650R sebenarnya baru saja mendapatkan pembaruan signifikan pada awal tahun 2025. Salah satu fitur unggulan yang mereka sematkan adalah teknologi e-Clutch yang sangat revolusioner di kelasnya. Sistem ini memungkinkan pengendara mengoperasikan transmisi secara otomatis tanpa perlu menarik tuas kopling secara manual.

Meskipun memiliki fitur otomatis, pengendara tetap bisa mengambil alih kontrol secara manual kapan saja sesuai dengan keinginan mereka. Inovasi ini menjadi daya tarik utama bagi pengendara yang menginginkan kemudahan saat melibas kemacetan kota namun tetap ingin merasakan sensasi sporty. Teknologi ini diprediksi akan menjadi standar baru untuk moge Honda di masa depan.

Kedua motor ini mengandalkan mesin tangguh berkapasitas 649 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris yang terkenal sangat halus. Jantung pacu tersebut mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 93,8 bhp dan torsi puncak mencapai 63 Nm. Performa ini membuat lini 650cc Honda menjadi salah satu yang paling diminati oleh para pecinta kecepatan.

Keunikan Honda X-ADV di Segmen Skuter Crossover

Sementara itu, Honda X-ADV menempati posisi yang sangat unik sebagai skuter crossover yang hampir tidak memiliki pesaing langsung di India. Motor ini menggabungkan kenyamanan berkendara skuter matik dengan kemampuan jelajah medan off-road yang cukup mumpuni. Desainnya yang futuristik dan tangguh membuatnya menjadi pusat perhatian di jalanan raya.

Honda membekali X-ADV dengan mesin dua silinder berkapasitas 745 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 57,79 bhp. Penggunaan transmisi Dual-Clutch (DCT) 6-percepatan menjadi standar utama untuk memastikan perpindahan gigi yang sangat responsif dan presisi. Fitur ini sangat membantu pengendara saat harus menghadapi medan jalan yang bervariasi.

Harga jual terakhir untuk model-model premium ini berkisar antara Rs 9,6 lakh hingga Rs 11,9 lakh di pasar India. Kini, para penggemar moge Honda hanya bisa menunggu kabar terbaru mengenai ketersediaan stok unit untuk periode produksi mendatang. Keputusan Honda untuk membawa kembali model ini akan sangat bergantung pada dinamika pasar otomotif global.