Uptodai.com - Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Australia di laga pamungkas Grup B Piala AFF Futsal 2026 berakhir dengan kemenangan manis bagi skuad Garuda. Bertanding di Nonthaburi Hall, Thailand, pada Rabu (8/4/2026) siang WIB, anak asuh Hector Souto sukses menumbangkan tim Negeri Kanguru dengan skor ketat 3-2. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia di puncak klasemen akhir grup.

Performa impresif ini membuat Indonesia menyapu bersih seluruh pertandingan di fase grup dengan torehan sembilan poin sempurna. Australia sendiri harus puas mengakhiri babak penyisihan sebagai runner-up grup mendampingi Indonesia ke semifinal. Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi pasukan Merah Putih untuk menatap babak gugur dengan kepercayaan diri tinggi.

Dominasi Garuda di Babak Pertama

Sejak peluit pertama berbunyi, Timnas Futsal Indonesia langsung menerapkan skema permainan terbuka untuk menekan pertahanan Australia. Lima menit awal menjadi milik Sanjaya dan kawan-kawan yang berulang kali mengancam gawang lawan melalui transisi cepat. Meski Australia sempat memberikan perlawanan sengit, lini belakang Indonesia yang dikawal ketat tampil sangat disiplin menghalau serangan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit kesembilan lewat aksi gemilang Andres Dwi Persada yang mengubah papan skor. Gol tersebut bermula dari umpan silang akurat Andarias Kareth yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Andres. Keunggulan 1-0 ini membuat intensitas pertandingan semakin meningkat karena Australia berusaha keras menyamakan kedudukan.

Australia terus mengurung pertahanan Indonesia di sisa waktu babak pertama guna mencari celah gol penyeimbang. Upaya mereka baru membuahkan hasil saat laga hanya menyisakan waktu satu menit sebelum turun minum. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan Dipo, Australia sukses mencetak gol lewat skema tendangan bebas yang mengubah skor menjadi 1-1.

Drama Menegangkan di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Australia semakin sulit diprediksi karena kedua tim saling jual beli serangan. Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan lebih awal, namun pertahanan Australia tampil jauh lebih rapat dibandingkan babak pertama. Memasuki pertengahan babak, kendali permainan justru perlahan mulai beralih ke tangan para pemain Australia.

Petaka bagi Indonesia muncul pada menit ke-35 saat terjadi kesalahan koordinasi di lini pertahanan yang berujung blunder fatal. Australia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk berbalik unggul menjadi 2-1 atas skuad Garuda. Namun, mentalitas juara ditunjukkan oleh anak asuh Hector Souto yang langsung merespons gol tersebut dengan sangat cepat.

Hanya berselang satu menit, Andres Dwi Persada kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace dalam laga ini. Gol penyeimbang tersebut membangkitkan semangat juang para pemain Indonesia untuk memburu gol kemenangan di menit-menit krusial. Atmosfer pertandingan di Nonthaburi Hall pun menjadi sangat tegang menjelang akhir laga.

Sanjaya Pastikan Kemenangan Dramatis

Saat pertandingan seolah akan berakhir imbang, Sanjaya muncul sebagai pahlawan bagi kemenangan Timnas Futsal Indonesia. Pada menit ke-39, ia melepaskan tembakan akurat yang gagal dihalau oleh kiper Australia dan mengubah skor menjadi 3-2. Gol dramatis ini disambut sorak sorai ofisial tim di pinggir lapangan yang merayakan kemenangan penting tersebut.

Dengan hasil ini, Indonesia kini tinggal menunggu calon lawan di babak semifinal yang berasal dari Grup A. Penentuan juara dan runner-up Grup A sendiri baru akan dipastikan dalam laga antara Thailand melawan Vietnam pada Kamis, 9 April 2026. Kemenangan atas Australia ini membuktikan bahwa kualitas futsal Indonesia semakin kompetitif di level Asia Tenggara.

Susunan pemain awal Indonesia dalam laga ini mengandalkan Muhammad Albagir di bawah mistar gawang untuk meredam serangan lawan. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Dewa Rizki juga memberikan stabilitas di lini tengah sepanjang pertandingan berlangsung. Kini, fokus utama tim adalah menjaga kebugaran fisik sebelum menghadapi laga hidup mati di babak empat besar nanti.