Uptodai.com - Gebrakan GAC di Beijing Auto Show 2026 sukses mencuri perhatian publik internasional melalui peluncuran brand mewah dan lini produk elektrifikasi terbaru. Raksasa otomotif asal China ini menunjukkan taringnya dengan memperkenalkan merek premium bernama Aistaland. Langkah strategis tersebut menandai ambisi besar perusahaan untuk bertransformasi dari pemain domestik menjadi pemimpin pasar otomotif global.

Chairman GAC Group, Feng Xingya, menegaskan bahwa visi perusahaan kini berfokus pada ekspansi internasional yang berkelanjutan. Beliau menyatakan bahwa globalisasi bukan hanya soal volume penjualan kendaraan ke berbagai negara di dunia. GAC berkomitmen membangun ekosistem mobilitas hijau yang cerdas dan relevan dengan kebutuhan spesifik di setiap wilayah pasar.

Aistaland hadir sebagai simbol kemewahan baru yang mengintegrasikan teknologi tingkat tinggi dengan desain yang emosional. Kehadiran merek ini diharapkan mampu menantang dominasi produsen mobil mewah konvensional yang sudah lebih dulu eksis. Fokus utama Aistaland adalah memberikan pengalaman berkendara yang eksklusif namun tetap ramah terhadap lingkungan.

Kolaborasi Strategis GAC dan Huawei Melahirkan Aistaland GT7

Salah satu primadona yang menjadi pusat perhatian di booth GAC adalah kemunculan Mobil Listrik Aistaland GT7. Kendaraan ini merupakan produk nyata dari kolaborasi strategis antara GAC Group dengan raksasa teknologi dunia, Huawei. Sinergi ini menghasilkan sebuah mahakarya yang menggabungkan keahlian manufaktur otomotif dengan kecanggihan perangkat lunak terkini.

Aistaland GT7 mengusung konsep desain shooting brake yang terlihat sangat agresif sekaligus elegan di saat yang bersamaan. Mobil ini menyasar segmen konsumen kelas atas yang sangat mementingkan performa berkendara tanpa meninggalkan aspek estetika. Garis bodinya yang aerodinamis memberikan kesan futuristik yang sangat kuat bagi siapa pun yang melihatnya.

Sektor performa menjadi keunggulan utama karena GT7 telah dibekali dengan konfigurasi tri-motor all-wheel drive yang sangat bertenaga. Jarak sumbu roda yang mencapai 3.000 mm memastikan ruang kabin terasa sangat lapang dan memberikan stabilitas maksimal. Teknologi pintar dari Huawei juga disematkan pada sistem kemudi otomatis dan hiburan di dalam kabin.

GAC E8 PHEV: Solusi Kendaraan Keluarga Tanpa Range Anxiety

Selain memperkenalkan lini mewah, GAC juga resmi meluncurkan GAC E8 PHEV sebagai solusi mobilitas keluarga modern. Mobil ini merupakan versi penyempurnaan dari model yang sebelumnya sempat diperkenalkan kepada publik di ajang IIMS 2026. Teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menjadi jawaban bagi konsumen yang masih khawatir terhadap jarak tempuh.

GAC E8 PHEV menawarkan efisiensi bahan bakar yang luar biasa tanpa harus mengorbankan kenyamanan seluruh anggota keluarga. Sistem hybrid yang tertanam mampu bekerja secara cerdas untuk mengoptimalkan penggunaan daya baterai dan mesin bensin. Hal ini membuat perjalanan jarak jauh menjadi lebih tenang karena pengemudi tidak perlu sering mencari stasiun pengisian daya.

Interior mobil ini dirancang dengan material berkualitas tinggi untuk memastikan kenyamanan maksimal selama perjalanan berlangsung. Berbagai fitur keselamatan aktif juga telah disematkan untuk melindungi penumpang dari berbagai risiko kecelakaan di jalan raya. GAC E8 PHEV diprediksi akan menjadi salah satu tulang punggung penjualan GAC di pasar internasional.

Ekspansi Global Melalui Aion N60 dan Aion i60

Semangat “GAC Going Global” semakin terasa nyata dengan peluncuran dua model compact SUV, yaitu Aion N60 dan Aion i60. Kedua model ini diproyeksikan akan segera menyapa konsumen di berbagai negara, termasuk pasar otomotif Indonesia dalam waktu dekat. GAC melihat potensi besar pada segmen SUV ringkas yang saat ini sedang digemari oleh masyarakat dunia.

Aion N60 hadir sebagai kendaraan listrik murni (EV) dengan kapasitas lima penumpang yang memiliki daya jelajah mengagumkan. Dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 610 kilometer berdasarkan pengujian standar. Kemampuan ini menjadikannya salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi.

Sementara itu, Aion i60 hadir dengan pendekatan teknologi yang sedikit berbeda melalui sistem Range Extended Electric Vehicle (REEV). Mobil ini menggendong mesin bensin berkapasitas 1.500 cc yang berfungsi khusus sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Teknologi REEV memungkinkan kendaraan menempuh jarak yang sangat jauh tanpa perlu bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya listrik.

Dengan berbagai inovasi tersebut, GAC Group membuktikan diri sebagai kekuatan baru yang patut diperhitungkan dalam industri otomotif global. Keberanian mereka dalam meluncurkan brand premium dan beragam teknologi elektrifikasi menunjukkan kesiapan dalam menghadapi era baru transportasi. Publik kini menantikan bagaimana langkah GAC selanjutnya dalam mengimplementasikan strategi global mereka di berbagai negara.