Uptodai.com - Maarten Paes di Ajax Amsterdam kembali menunjukkan kelasnya sebagai kiper papan atas saat membantu timnya membungkam NAC Breda. Pertandingan pekan ke-31 Eredivisie 2025/2026 yang berlangsung di Rat Verlegh Stadion tersebut berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu. Kehadiran Paes di bawah mistar gawang benar-benar menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh lini serang lawan.

Kemenangan ini membawa Ajax Amsterdam merangkak naik ke posisi empat besar klasemen sementara dengan koleksi 54 poin. Dua gol kemenangan De Godenzonen masing-masing lahir dari aksi memukau Oscar Gloukh dan Mika Godts. Hasil positif ini sekaligus menjaga asa Ajax untuk tetap bersaing di zona kompetisi Eropa pada musim depan.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi mimpi buruk bagi NAC Breda yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Mereka kini tertahan di urutan ke-17 dengan raihan 25 poin, memperpanjang rekor buruk tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, ancaman turun kasta ke divisi kedua kini nyata berada di depan mata mereka.

Statistik Memukau Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Maarten Paes di Ajax Amsterdam mencatatkan performa yang sangat impresif sepanjang 90 menit pertandingan berjalan. Berdasarkan data statistik, kiper andalan Timnas Indonesia ini mendapatkan rating tinggi sebesar 8,1. Ia melakukan tiga kali penyelamatan krusial (diving saves) dan dua kali menghalau peluang emas lawan di dalam kotak penalti.

Selain tangguh dalam menghalau bola, Paes juga sangat aktif dalam membangun serangan dari lini belakang. Tercatat ia melakukan 42 sentuhan bola dan berhasil melakukan 11 kali pemulihan bola (recoveries) bagi timnya. Keberhasilan ini menjadi clean sheet keempat bagi Paes sepanjang musim ini bersama raksasa Belanda tersebut.

Performa stabil yang ditunjukkan Paes memberikan rasa aman bagi lini pertahanan Ajax yang sering kali mendapat tekanan balik cepat. Ketenangannya dalam memotong umpan silang dan mengomandoi bek rekan setimnya menjadi kunci kemenangan clean sheet kali ini. Ajax kini menatap laga berat selanjutnya melawan pemuncak klasemen, PSV Eindhoven, pada awal Mei mendatang.

Kondisi Darurat Pelatih NAC Breda Carl Hoefkens

Situasi sulit yang dialami NAC Breda semakin diperparah dengan kabar mengejutkan mengenai kondisi kesehatan sang pelatih, Carl Hoefkens. Segera setelah peluit panjang dibunyikan, Hoefkens dilaporkan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kabar ini pertama kali dikonfirmasi oleh laporan media setempat, ESPN Nederland, yang menyebut sang pelatih mengalami masalah fisik mendadak.

Akibat kondisi tersebut, Hoefkens tidak mampu menghadiri sesi konferensi pers pasca-pertandingan untuk memberikan keterangan kepada media. Pihak manajemen NAC Breda memberikan pernyataan bahwa tindakan membawa sang pelatih ke rumah sakit merupakan langkah pencegahan. Meski saat ini kondisinya dikabarkan stabil, hal ini tetap menjadi pukulan psikologis berat bagi skuad mereka.

Kondisi fisik Hoefkens diduga menurun akibat tekanan besar yang dialami tim dalam beberapa pekan terakhir. Berjuang di zona degradasi dengan jadwal yang padat tentu menguras energi dan pikiran sang juru taktik secara luar biasa. Para pemain NAC Breda kini harus bersiap menghadapi laga sisa tanpa kepastian kehadiran penuh sang pelatih di pinggir lapangan.

Ketegangan Polemik Paspor dan Izin Kerja

Pertandingan ini juga dibumbui oleh aroma persaingan yang panas akibat polemik paspor pemain non-Uni Eropa. Sebelumnya, manajemen NAC Breda sempat mempermasalahkan status beberapa pemain naturalisasi Indonesia yang bermain di liga Belanda. Isu ini mencuat saat laga melawan Go Ahead Eagles, di mana status izin tinggal beberapa pemain dipertanyakan.

Beberapa nama pemain seperti Dean James, Nathan Tjoe-A-On, hingga Justin Hubner sempat terseret dalam perdebatan administratif tersebut. Mereka dianggap memiliki kendala izin kerja setelah memutuskan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, Maarten Paes di Ajax Amsterdam dipastikan aman dari segala polemik administratif yang sempat memanas tersebut.

Kejelasan status dokumen Paes membuatnya bisa fokus sepenuhnya untuk memberikan kontribusi maksimal di lapangan hijau. Keberhasilan Paes membuktikan kualitasnya di tengah tekanan isu luar lapangan menunjukkan profesionalisme yang tinggi. Kini, publik sepak bola Indonesia patut bangga melihat salah satu kiper terbaiknya terus bersinar di kompetisi elite Eropa.