Uptodai.com - Ridho Illahi Umrah Ketimbang Resepsi menjadi keputusan besar yang diambil sang aktor bersama istrinya, Anindya Caroline, setelah resmi menikah. Pasangan ini belakangan menjadi sorotan publik setelah mengunggah rangkaian foto prewedding yang estetik di media sosial. Meski baru membagikan momen romantis tersebut, ternyata keduanya sudah sah menjadi suami istri sejak Januari 2026 lalu.

Keputusan untuk mempublikasikan foto prewedding yang terkesan mendadak ini memicu rasa penasaran netizen. Ridho akhirnya memberikan klarifikasi bahwa sesi pemotretan tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak jauh hari. Namun, ada beberapa kendala internal dan kekhawatiran yang membuat jadwal pemotretan terus mengalami penundaan selama berbulan-bulan.

Aktor tampan ini mengaku sudah melakukan pemesanan jasa fotografer ternama, Rio Motret, sejak Februari silam. Karena rasa takut dan keraguan yang menyelimuti, mereka sempat tidak percaya diri untuk melangkah ke depan kamera. Ridho bahkan menyebut bahwa mereka telah melunasi seluruh biaya meskipun jadwal pemotretan terus mundur dari Maret hingga pertengahan tahun.

Konsep Adat dalam Foto Prewedding Ridho Illahi

Alih-alih merasa pusing memikirkan prosesi adat yang rumit untuk acara resepsi, pasangan ini memilih menuangkannya dalam konsep foto. Ridho dan Anindya sepakat menggunakan dua adat berbeda dalam sesi pemotretan mereka, yakni adat Minangkabau dan Bali. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya sekaligus menyederhanakan rencana pesta mereka nantinya.

Ridho menjelaskan bahwa penggunaan busana adat Sumatera Barat dan Bali dalam prewedding adalah solusi praktis bagi mereka. Dengan begitu, mereka tidak lagi merasa terbebani untuk menggelar pesta besar dengan pakem adat yang kaku. Fokus mereka kini beralih pada acara yang lebih intim dan bermakna bagi keluarga besar kedua belah pihak.

Untuk rencana pesta resepsi yang akan datang, pasangan ini lebih condong pada konsep internasional yang santai. Mereka membayangkan sebuah acara kasual di pinggir pantai di mana para tamu bisa berinteraksi dengan lebih leluasa. Namun, hingga saat ini, Ridho dan Anindya belum bisa memastikan kapan tepatnya pesta tersebut akan digelar karena masih banyak urusan yang harus diselesaikan.

Prioritas Ibadah ke Tanah Suci

Salah satu alasan utama di balik penundaan resepsi adalah keinginan kuat Ridho Illahi Umrah Ketimbang Resepsi secara besar-besaran. Ridho secara terbuka menyatakan bahwa ia lebih memilih mengalokasikan anggaran pesta untuk berangkat ke Tanah Suci. Baginya, memulai lembaran baru rumah tangga dengan beribadah jauh lebih penting daripada sekadar kemeriahan duniawi.

Ridho mengakui bahwa awalnya ia sempat ingin menjalankan keduanya, baik resepsi mewah maupun umrah. Namun, setelah mempertimbangkan banyak hal, ia merasa keberangkatan ke Mekkah memiliki nilai spiritual yang tidak tergantikan. Sang istri pun memberikan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut demi keberkahan pernikahan mereka ke depan.

Anindya Caroline mengungkapkan harapannya agar perjalanan umrah tersebut bisa terlaksana dalam waktu dekat. Ia bahkan memiliki keinginan untuk berangkat saat sedang mengandung atau setelah melahirkan nanti. Doa utama yang ingin ia panjatkan di depan Kakbah adalah agar pernikahan mereka menjadi yang pertama dan terakhir dalam hidup.

Membangun Rumah Tangga dan Hunian Baru di Cibubur

Selain fokus pada rencana ibadah, pasangan ini juga tengah disibukkan dengan persiapan hunian masa depan mereka. Ridho Illahi mengungkapkan bahwa mereka sedang membangun sebuah rumah di kawasan Cibubur, Jawa Barat. Rumah tersebut mengusung konsep rumah tumbuh yang dirancang secara fungsional sesuai dengan kebutuhan keluarga kecil mereka.

Meskipun saat ini bangunan tersebut baru terdiri dari satu lantai, Ridho memastikan konstruksinya sudah sangat kuat. Bagian atap rumah sudah dilakukan proses pengecoran atau dak, sehingga memudahkan jika ingin menambah lantai di masa depan. Pemilihan lokasi di Cibubur didasari oleh pertimbangan aksesibilitas dan lingkungan yang nyaman untuk membesarkan anak.

Dengan segala rencana yang tengah disusun, Ridho dan Anindya tampak sangat menikmati peran baru mereka sebagai suami istri. Mereka lebih memilih fokus pada fondasi rumah tangga yang kuat, baik secara finansial maupun spiritual. Keputusan Ridho Illahi Umrah Ketimbang Resepsi menjadi bukti bahwa kebahagiaan mereka tidak diukur dari kemewahan pesta semata.