Malut United Pepet Persib Bandung Usai Drama 5 Gol Lawan Borneo FC
Uptodai.com - Pertarungan sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, berakhir manis bagi tuan rumah. Kemenangan tipis 3-2 atas Borneo FC pada Minggu (28/12/2025) sore WIB membuat Malut United pepet Persib Bandung dalam perburuan puncak klasemen sementara Super League 2025-2026.
Laskar Kie Raha kini menduduki peringkat ketiga dengan koleksi 31 poin dari total pertandingan yang telah dimainkan. Mereka hanya terpaut tiga angka saja dari Maung Bandung yang masih nyaman di singgasana. Hasil ini sekaligus menegaskan ambisi Malut United untuk menjadi kuda hitam serius di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Karakter Baja Malut United Tunjukkan Mentalitas Pemenang
Bek andalan Malut United, Gustavo Franca, langsung angkat bicara usai peluit panjang dibunyikan. Ia mengakui bahwa laga kontra Pesut Etam adalah ujian mental yang sangat berat bagi timnya, terutama karena mereka sempat tertinggal dua kali sepanjang 90 menit.
“Laga ini sangat sulit, kami harus berjuang keras sejak awal. Namun, Malut United kembali berhasil menunjukkan karakter sejati kami dan mendapatkan tiga poin yang sangat berharga,” ujar Franca. Mentalitas pantang menyerah dan daya juang tinggi menjadi kunci utama dalam membalikkan keadaan di depan ribuan suporter yang memadati stadion.
Kemenangan ini krusial mengingat Borneo FC adalah tim kuat yang juga bersaing di papan atas. Malut United membuktikan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad dan semangat tim yang luar biasa untuk menghadapi tekanan kompetisi yang semakin ketat di paruh musim.
Drama Lima Gol dan Gol Penentu di Menit Akhir
Borneo FC mengejutkan publik Ternate dengan gol cepat yang dicetak oleh Juan Felipe Villa Ruiz di menit ketiga. Meskipun David Da Silva sempat menyamakan kedudukan di menit ke-26, Pesut Etam kembali unggul melalui Douglas Coutinho pada menit ke-55, membuat Malut United harus bekerja ekstra keras.
Statistik menunjukkan betapa agresifnya Malut United sepanjang pertandingan. Mereka mencatatkan total 19 percobaan tembakan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran. Angka ini jauh melampaui efektivitas Borneo FC yang hanya mencatat empat tembakan tepat sasaran.
Kegigihan Laskar Kie Raha terbayar lunas ketika Taufik Rustam mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-69. Puncak drama terjadi di masa injury time. Gustavo Franca, yang sebelumnya bertugas mengawal pertahanan, maju ke depan dan berhasil mencetak gol penentu kemenangan di menit 90+4. Gol tersebut memastikan skor akhir 3-2, memicu selebrasi histeris di Gelora Kie Raha.
Apresiasi Hendri Susilo dan Kado Istimewa untuk Kota Ternate
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan tanpa lelah anak asuhnya. Ia memuji semangat juang yang ditunjukkan para pemain, yang terus berjuang hingga detik-detik terakhir pertandingan demi menjaga asa Malut United pepet Persib Bandung.
“Para pemain benar-benar pantang menyerah sampai detik akhir, ini luar biasa. Kemenangan ini tidak lepas dari dukungan penuh suporter, baik yang datang langsung maupun yang mendoakan dari kejauhan,” kata Coach Hendri Susilo, menekankan pentingnya peran suporter sebagai pemain ke-12.
Kemenangan penting ini juga memiliki makna ganda bagi masyarakat lokal. Malut United secara khusus mempersembahkan tiga poin ini sebagai kado spesial untuk memperingati Hari Jadi Kota Ternate yang jatuh pada 29 Desember 2025. “Kami sudah berjuang keras. Semoga kemenangan ini bisa menjadi kado terindah untuk Kota Ternate. Semoga Ternate semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” tutup Hendri Susilo, menegaskan hubungan erat antara tim dan daerah yang mereka wakili.