Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Cupertino karena kebijakan kenaikan harga MacBook dan iPad resmi diberlakukan secara global. Langkah ini terpaksa diambil setelah Apple tidak mampu lagi membendung lonjakan biaya produksi yang kian melambung tinggi. Keputusan ini menandai berakhirnya era di mana Apple berusaha keras melindungi konsumen dari fluktuasi harga komponen. Kini, konsumen harus bersiap merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan perangkat premium tersebut.

Penyebab utama dari penyesuaian harga ini adalah kelangkaan chip memori yang terus menghantam industri teknologi sejak akhir tahun 2025. Produsen memori global seperti Micron dilaporkan lebih memprioritaskan pasokan untuk chip kecerdasan buatan (AI) pesanan Nvidia. Akibatnya, alokasi komponen untuk perangkat elektronik konsumen biasa menjadi sangat terbatas dan mahal. Fenomena demam AI ini secara tidak langsung mengorbankan rantai pasok produk komersial lainnya.

Pihak Apple sendiri mengakui bahwa situasi pasar saat ini sudah berada di luar kendali mereka. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebutkan belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebesar dan secepat ini sebelumnya. Selama ini, margin keuntungan perusahaan digunakan untuk menyerap biaya tersebut agar harga di tingkat konsumen tetap stabil. Namun, titik jenuh telah tercapai sehingga penyesuaian harga pada lini Mac dan iPad tidak lagi bisa dihindari.

Dampak Kenaikan Harga di Pasar Indonesia

Di Indonesia, dampak dari kebijakan global ini sudah mulai membayangi para pencinta produk Apple. Sebagai contoh, MacBook Neo yang merupakan laptop termurah kini dibanderol mulai dari Rp10.749.000 untuk varian penyimpanan 256GB. Berdasarkan pantauan di situs distributor resmi iBox, harga perangkat tersebut memang belum menunjukkan perubahan resmi. Kendati demikian, stok unit dilaporkan telah habis sepenuhnya dan belum ada informasi pasti mengenai jadwal ketersediaan berikutnya.

Para analis memperkirakan bahwa distributor lokal di Indonesia akan segera menyesuaikan harga begitu pasokan baru tiba. Kelangkaan ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir tahun 2026 mengingat tingginya permintaan chip AI global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bagi konsumen tanah air, menunda pembelian mungkin bukan pilihan terbaik jika membutuhkan perangkat untuk produktivitas segera. Sebaliknya, membeli stok yang tersisa di toko ritel fisik pihak ketiga bisa menjadi alternatif sebelum harga baru resmi diterapkan secara menyeluruh.

Daftar Harga Terbaru Perangkat Apple 2026

Berikut adalah rincian penyesuaian harga beberapa perangkat Apple dari harga lama ke harga baru dalam mata uang Dolar AS dan estimasi Rupiah:

Untuk lini laptop, MacBook Neo naik dari $599 menjadi $699 (mulai Rp10.749.000). Sementara itu, MacBook Air 512GB kini dipatok seharga $1,299 dari sebelumnya $1,099 (mulai Rp20.499.000). Varian tertinggi MacBook Pro 1TB juga mengalami lonjakan signifikan dari $1,699 menjadi $1,999 (mulai Rp27.499.000). Kenaikan ini merata pada hampir seluruh lini komputer jinjing andalan mereka.

Tidak hanya laptop, lini tablet populer mereka juga mengalami penyesuaian harga yang cukup terasa. iPad Air 11 inci kapasitas 128GB kini dijual seharga $749 dari harga awal $599 (mulai Rp12.249.000). Sedangkan untuk kelas profesional, iPad Pro 11 inci kapasitas 256GB melonjak dari $999 menjadi $1,199 (mulai Rp19.999.000). Beberapa aksesori rumah pintar seperti HomePod dan Apple TV juga turut mengalami kenaikan harga bervariasi antara $30 hingga $70.