Uptodai.com - Banyak orang belum menyadari bahwa ada beberapa jenis ikan paling buruk untuk dimakan karena kandungan nutrisinya yang rendah atau risiko zat berbahaya di dalamnya. Meskipun ikan dikenal sebagai sumber protein terbaik, tidak semua spesies memberikan manfaat kesehatan yang sama bagi tubuh kita. Beberapa di antaranya bahkan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia tanpa mengetahui efek samping jangka panjangnya.

Menurut ahli gizi terdaftar Julia Zumpano dari Cleveland Clinic, pemilihan jenis ikan sangat memengaruhi asupan asam lemak omega-3 yang diterima tubuh. Beberapa ikan yang populer di pasar justru memiliki kadar merkuri yang tinggi atau kandungan lemak baik yang sangat minim. Oleh karena itu, kita harus lebih selektif dalam menyusun menu makanan sehari-hari agar terhindar dari bahaya kesehatan.

Daftar Ikan yang Sebaiknya Dibatasi

Salah satu jenis ikan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya adalah ikan nila atau tilapia. Meskipun ikan ini menjadi sumber protein tanpa lemak yang sangat populer dan terjangkau, kandungan omega-3 di dalamnya sangatlah rendah. Jika Anda mengonsumsi ikan ini dengan harapan mendapatkan lemak sehat untuk jantung, nila bukanlah pilihan yang tepat.

Selain nila, jenis ikan makarel besar seperti king mackerel dan Spanish mackerel juga harus dihindari karena tingginya akumulasi merkuri. Merkuri merupakan logam berat berbahaya yang dapat merusak sistem saraf manusia, terutama pada anak-anak dan ibu hamil. Sebagai gantinya, Anda disarankan memilih jenis makarel lain yang jauh lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin.

Rekomendasi Ikan Paling Sehat untuk Tubuh

Sebagai alternatif yang jauh lebih sehat, ikan sarden sangat direkomendasikan karena kaya akan nutrisi penting. Ikan kecil ini mengandung sekitar 2 gram omega-3 per sajian, salah satu yang tertinggi di antara jenis ikan lainnya. Selain itu, sarden juga sangat rendah merkuri serta kaya akan kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang Anda.

Pilihan sehat berikutnya adalah ikan herring yang merupakan jenis ikan berlemak dengan kandungan omega-3 melimpah. Kandungan asam lemak esensial pada herring bahkan diketahui lebih tinggi dibandingkan dengan ikan salmon maupun tuna. Menariknya lagi, kadar merkuri pada herring relatif sangat rendah sehingga sangat aman dikonsumsi jangka panjang.

Terakhir, Anda bisa memilih makarel Atlantik atau makarel Alaska yang juga dikenal tinggi omega-3 dan rendah merkuri. Jenis ikan kembung ini sangat cocok disajikan dengan cara dipanggang atau direbus untuk campuran salad segar. Dengan memilih ikan yang tepat, Anda dapat memaksimalkan manfaat nutrisi tanpa perlu khawatir akan bahaya zat kontaminan berbahaya.