Uptodai.com - Aktris berbakat Hannah Al Rashid siap menyapa penggemar lewat proyek Hannah Al Rashid film action terbaru yang digarap oleh sutradara Mike Wiluan. Proyek ambisius ini tidak hanya menyajikan aksi laga yang menegangkan, tetapi juga memadukan unsur horor, gore, dan thriller yang sangat pekat. Kehadiran film ini diprediksi akan memberikan warna baru yang jauh lebih gelap dibanding karya-karya sang sutradara sebelumnya.

Kerinduan Penggemar pada Aksi Laga Hannah Al Rashid

Kembalinya Hannah ke genre ini tentu menjadi angin segar bagi industri perfilman tanah air yang merindukan aksi bela dirinya yang memukau. Hannah mengungkapkan bahwa dirinya sudah cukup lama tidak terlibat dalam produksi film laga berskala besar di Indonesia. Proyek aksi lokal terakhir yang ia bintangi adalah film fenomenal berjudul The Night Comes for Us.

Meskipun film tersebut dirilis secara global pada tahun 2018, proses produksinya ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2016 silam. Setelah itu, ia sempat terlibat dalam sebuah proyek laga garapan Sony di London pada tahun 2020 sebelum akhirnya vakum. Jeda waktu yang cukup lama ini membuat keputusannya untuk kembali berakting laga sangat dinantikan oleh para pencinta sinema thriller.

Tantangan Fisik dan Memori Otot Mantan Atlet

Kembali ke ritme latihan fisik yang berat tentu bukan perkara mudah bagi aktris yang dikenal sangat vokal menyuarakan isu sosial ini. Namun, Hannah mengaku sangat terbantu oleh latar belakangnya yang pernah aktif sebagai atlet pencak silat di masa muda. Berkat pengalaman tersebut, ia masih memiliki memori otot yang membantunya beradaptasi dengan cepat selama proses persiapan.

Kolaborasi dengan Koreografer Kelas Dunia

Meskipun memiliki modal dasar sebagai atlet, ia dan para pemeran lainnya tetap harus menjalani workshop intensif yang menguras energi. Intensitas latihan fisik sengaja ditingkatkan berkali-kali lipat demi menghasilkan koreografi pertarungan yang tampak brutal sekaligus estetis. Beruntung, proyek ini didukung oleh tim koreografer luar biasa yang sudah berpengalaman menangani produksi skala internasional.

Ia mengakui bahwa faktor usia membuat tubuhnya terasa lebih kaku dibanding saat ia aktif membintangi film laga beberapa tahun lalu. Kendati demikian, proses adaptasi dan kolaborasi di balik layar ini dirasakannya sangat menyenangkan sekaligus memicu adrenalin. Dengan persiapan matang ini, karya terbaru Mike Wiluan tersebut dipastikan akan menyajikan ketegangan maksimal bagi penonton.