Uptodai.com - Sorotan tajam kini tertuju pada statistik Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 setelah langkah Timnas Portugal resmi terhenti di babak 16 besar. Armada Selecao das Quinas harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 lewat gol dramatis Mikel Merino di masa injury time. Kekalahan menyakitkan di Stadion Dallas, Amerika Serikat ini sekaligus mengubur mimpi sang megabintang untuk mengangkat trofi paling bergengsi di akhir kariernya.

Meredupnya Magis CR7 di Ujung Karier Internasional

Pelatih Roberto Martinez sebenarnya tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pemain berusia 41 tahun tersebut sebagai ujung tombak utama. Namun, keputusan mempertahankan CR7 di starting line-up justru memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola dunia. Banyak pihak menilai bahwa ketergantungan Portugal pada sosok veteran ini justru menghambat skema permainan cepat yang menjadi ciri khas generasi baru mereka.

Catatan Merah yang Menjadi Sorotan

Berdasarkan data dari Opta, performa mantan penggawa Real Madrid ini memang menunjukkan penurunan yang sangat signifikan sepanjang turnamen. Saat menghadapi La Roja, ia tercatat hanya melakukan 19 kali sentuhan bola sepanjang pertandingan. Angka ini menjadi catatan terendah kedua bagi dirinya saat dipercaya turun sebagai starter dalam sejarah penampilannya di Piala Dunia.

Tidak hanya minim sentuhan, efektivitas serangan pemilik lima Ballon d’Or ini juga terlihat tumpul di lini depan. Dari total 17 tembakan yang ia lepaskan selama turnamen, hanya ada satu peluang berbahaya yang berhasil ia ciptakan untuk timnya. Statistik ini kian diperparah dengan nihilnya dribel sukses yang dilakukan Ronaldo dalam sembilan laga terakhirnya di Piala Dunia.

Tuntutan Regenerasi untuk Selecao das Quinas

Penurunan performa ini memicu spekulasi kuat bahwa era keemasan sang kapten di level internasional telah benar-benar berakhir. Portugal kini dituntut untuk segera melakukan regenerasi total dan memaksimalkan potensi pemain muda seperti Goncalo Ramos dan Rafael Leao. Meski perjalanannya berakhir tragis, status Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang sejarah tentu tidak akan pernah pudar.