Waspada Penipuan, Ini Cara Cek Tilang ETLE Palsu yang Resmi
Uptodai.com - Masyarakat perlu ekstra waspada dan mengetahui cara cek tilang ETLE palsu agar terhindar dari kejahatan siber yang marak terjadi. Modus penipuan ini umumnya memanfaatkan kelalaian penerima pesan melalui aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp dan SMS. Pelaku biasanya menyatut nama Korlantas Polri demi mengelabui korban untuk menyerahkan data pribadi.
Dalam aksinya, peretas mengirimkan surat konfirmasi palsu yang dilengkapi dengan berkas berformat APK atau tautan tidak dikenal. Jika tautan tersebut diklik atau file APK diunduh, sistem peretas akan menyusup ke dalam perangkat ponsel pintar korban. Hal ini sangat berbahaya karena pelaku dapat meretas aplikasi perbankan dan menguras saldo rekening tanpa disadari.
Ciri-Ciri Pesan Konfirmasi ETLE Resmi
Untuk membedakan surat tilang asli dan palsu, masyarakat harus mengenali karakteristik resmi dari kepolisian. Pemberitahuan konfirmasi e-Tilang resmi hanya dikirimkan melalui akun WhatsApp terverifikasi bernama “ETLE NASIONAL”. Akun resmi ini dipastikan memiliki tanda centang biru serta menggunakan nomor telepon Indonesia berawalan +62.
Pihak Kepolisian Republik Indonesia menegaskan bahwa pesan tilang resmi tidak pernah meminta penerima mengunduh file APK. Selain itu, petugas tidak akan menagih pembayaran denda secara langsung melalui nomor pribadi atau transfer instan. Seluruh proses konfirmasi hanya mengarahkan masyarakat ke situs web resmi pemerintah.
Cara Menguji dan Cek Keaslian Tilang Elektronik
Langkah paling aman apabila menerima pesan tilang adalah mengeceknya secara mandiri melalui laman resmi Korlantas. Anda cukup mengakses situs resmi ETLE Korlantas Polri dan memasukkan data plat nomor kendaraan, nomor mesin, serta nomor rangka. Jika kendaraan tidak terbukti melakukan pelanggaran, maka data tidak akan ditemukan dan pesan tersebut dipastikan palsu.
Jika Anda telanjur mengunduh file APK berbahaya tersebut, segera matikan koneksi internet ponsel dan ubah seluruh kata sandi perbankan Anda. Laporkan juga nomor mencurigakan tersebut ke pihak berwajib atau bank terkait untuk memblokir transaksi keuangan. Langkah cepat ini sangat krusial untuk meminimalisasi kerugian finansial yang lebih besar.