Penjelasan ESDM Soal Isu Harga BBM Pertamax Turun Bulan Depan
Uptodai.com - Isu mengenai harga BBM Pertamax yang dikabarkan bakal turun bulan depan akhirnya mendapatkan penegasan resmi dari pihak pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan spesifik terkait penurunan harga BBM non-subsidi jenis tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar sebelumnya sebenarnya merujuk pada pengumuman kebijakan BBM khusus untuk para nelayan, bukan pemotongan harga BBM komersial secara menyeluruh.
Mencari Formulasi Adil untuk BBM Non-Subsidi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah tengah berupaya menyusun formulasi baru penyesuaian BBM non-subsidi. Skema ini dirancang agar tetap berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memberatkan badan usaha penyalur energi seperti PT Pertamina. Bahlil menekankan bahwa meski pengguna BBM non-subsidi didominasi oleh kelompok masyarakat mampu sebesar 20 persen, stabilitas ekonomi nasional tetap perlu dijaga secara berimbang.
Penetapan harga BBM non-subsidi sejatinya selalu berfluktuasi mengacu pada pergerakan harga minyak mentah dunia. Pemerintah berencana menggelar rapat koordinasi bersama para pelaku usaha sektor perminyakan sebelum memutuskan evaluasi harga bulanan. Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan yang diterbitkan tidak memicu gejolak ekonomi di tengah volatilitas pasar energi global.
Pengaruh Harga Minyak Mentah Dunia
Penyesuaian harga jenis BBM komersial seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex selama ini telah secara otomatis mengikuti tren crude oil pasar internasional. Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter pada pertengahan Juni lalu merupakan imbas dari melambungnya harga minyak mentah Brent akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah. Eskalasi konflik yang melibatkan negara produsen minyak utama sempat mendorong lonjakan harga secara mendadak pada awal tahun.
Kendati demikian, pemerintah memastikan bahwa harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar dipastikan tidak akan mengalami kenaikan. Jika tren harga minyak mentah dunia konsisten melandai, pemerintah akan meminta badan usaha swasta dan Pertamina untuk segera melakukan penyesuaian harga secara proporsional. Keputusan penyesuaian berkala ini akan terus ditinjau setiap tanggal 1 demi menjaga keseimbangan daya beli dan keberlangsungan bisnis energi.