Uptodai.com - Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Rionald Silaban memimpin upacara Pelantikan Dewan Direksi LPEI 2026. Acara penting ini menandai babak baru kepemimpinan di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat di kantor pusat LPEI dan dihadiri oleh jajaran penting Kementerian Keuangan. Turut hadir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa serta para Direktur Utama Special Mission Vehicle (SMV) di bawah naungan Kemenkeu.

Arah Baru Kepemimpinan LPEI Pasca Pelantikan

Dalam kesempatan tersebut, Rionald Silaban secara resmi melantik Sukatmo Padmosukarso sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI. Selain itu, Doddy Rahadi juga dilantik sebagai Anggota Dewan Direktur LPEI.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelantikan pejabat baru ini harus dijadikan momentum krusial. Tujuannya adalah membenahi LPEI secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga ke hilir operasional institusi.

Reposisi Mandat LPEI sebagai Katalis Ekspor Nasional

Purbaya secara khusus mengingatkan pentingnya reposisi mandat LPEI. Institusi ini diharapkan dapat berfungsi sebagai katalis utama dalam transformasi ekspor nasional.

Ia menekankan bahwa dukungan yang diberikan oleh LPEI wajib bersifat strategis dan harus memberikan dampak nyata. Langkah ini diperlukan guna mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.

Menurut Purbaya, LPEI tidak hanya bertugas membiayai, tetapi juga membuka jalan bagi produk-produk Indonesia untuk bersaing di pasar global. Oleh karena itu, keberanian dalam kebijakan dan efektivitas dukungan institusional menjadi kunci utama.

Fokus Pembiayaan dan Tata Kelola Disiplin

Menteri Keuangan juga memberikan penekanan kuat terkait arah pembiayaan LPEI ke depan. Pembiayaan harus difokuskan pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Selain itu, LPEI harus memperluas basis eksportir pada sektor-sektor yang menjadi prioritas nasional.

Sektor-sektor yang dimaksud meliputi manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau. Fokus ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk menciptakan ekspor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tak hanya itu, Purbaya menyoroti pentingnya dukungan terhadap produk halal. Dukungan ini mencakup spektrum luas, mulai dari produk makanan hingga kosmetik, yang memiliki potensi pasar ekspor yang sangat besar.

Integritas dan Pengelolaan Risiko sebagai Fondasi Utama

Di luar tugas dan fungsi inti LPEI, Purbaya menekankan tiga pilar fundamental yang harus dipegang teguh. Pilar tersebut adalah kepercayaan publik, tata kelola (governance) yang baik, serta pengelolaan risiko yang disiplin.

Tiga pilar ini, lanjutnya, merupakan fondasi yang tidak bisa ditawar lagi demi menjamin keberlanjutan dan kredibilitas LPEI di mata publik dan pelaku usaha.

Menutup sambutannya, Menteri Keuangan menyampaikan ucapan selamat kepada Sukatmo Padmosukarso dan Doddy Rahadi atas jabatan barunya. Purbaya berharap kepemimpinan baru ini mampu membawa budaya integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme di seluruh lini organisasi.

Dengan fondasi yang kuat tersebut, LPEI diharapkan benar-benar mampu menjadi akselerator pertumbuhan ekspor yang inklusif dan berkelanjutan bagi Indonesia.