Uptodai.com - Pertandingan sengit di San Siro berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan bagi tuan rumah. Gol dramatis dari Rafael Leao penyelamat AC Milan dari kekalahan memalukan saat menjamu Genoa dalam lanjutan Serie A pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Skor akhir 1-1 terasa pahit mengingat ambisi I Rossoneri untuk terus menempel rival sekota mereka di puncak klasemen.

Tambahan satu poin ini memang menjaga rekor positif Milan yang hanya sekali kalah dari 18 pertandingan liga musim ini. Namun, hasil imbang melawan tim yang tengah berjuang di zona degradasi ini menjadi sinyal bahaya bagi skuad asuhan Massimiliano Allegri. Mereka gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk memangkas jarak poin dengan Inter Milan yang berada di posisi teratas.

Frustrasi Serangan Milan di San Siro

Sejak peluit awal dibunyikan, AC Milan tampil sangat dominan, menguasai bola, dan menekan pertahanan tim tamu. Allegri memasang duet Rafael Leao dan Christian Pulisic sebagai tumpuan serangan utama di lini depan, didukung oleh gelandang-gelandang kreatif.

Sayangnya, dominasi tersebut tidak diimbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir yang memadai. Upaya Matteo Gabbia pada menit ketujuh bahkan hanya mampu membentur mistar gawang, menunjukkan betapa rapatnya pertahanan Genoa yang dikomandoi Daniele De Rossi.

Genoa, yang tengah berjuang keras untuk lolos dari zona merah, datang ke Milan dengan strategi bertahan total dan mengandalkan serangan balik cepat. Mereka sangat disiplin dalam menjaga bentuk pertahanan, memaksa para pemain Milan melepaskan tembakan dari jarak jauh.

Gol Kejutan Lorenzo Colombo Mengubah Permainan

Momen kejutan yang membuat San Siro terdiam tiba pada menit ke-28. Lorenzo Colombo berhasil mencetak gol pembuka keunggulan Genoa melalui tembakan akurat, memanfaatkan assist cemerlang dari Ruslan Malinovsky.

Gol 1-0 ini sontak mengubah atmosfer pertandingan menjadi tegang, dan Milan dipaksa bekerja lebih keras lagi untuk memecahkan kebuntuan. Skor ini bertahan cukup lama, bahkan hingga jeda turun minum, menunjukkan betapa efektifnya taktik yang diterapkan oleh tim tamu.

Tekanan Intens dan Aksi Heroik Leao Penyelamat AC Milan

Memasuki babak kedua, tekanan yang dilancarkan AC Milan semakin intens dan membabi buta. Allegri melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor, tetapi pertahanan Genoa tetap solid dan terorganisir.

Serangkaian tembakan keras anak asuh Allegri berhasil dimentahkan melalui penyelamatan gemilang dari kiper Genoa, Nicolò. Frustrasi mulai terlihat jelas di wajah para pemain Milan ketika waktu terus menipis dan sepertinya kemenangan tipis bagi tim tamu sudah di depan mata.

Ketika harapan mulai memudar, bintang asal Portugal, Rafael Leao penyelamat AC Milan, muncul sebagai juru selamat sejati. Pada menit ke-92, Leao berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui aksi individu yang brilian di dalam kotak penalti.

Gol telat ini memastikan Milan setidaknya membawa pulang satu poin berharga dari pertandingan yang seharusnya bisa mereka menangkan. Kontribusi Leao sekali lagi membuktikan bahwa ia adalah pembeda utama di skuad Rossoneri musim ini.

Dampak Hasil Imbang pada Perebutan Gelar Serie A

Hasil imbang 1-1 ini memiliki konsekuensi signifikan terhadap peta persaingan gelar Serie A. Milan, yang sempat kembali memuncaki klasemen selama dua minggu pada Desember lalu, kini harus puas berada di posisi kedua, tertinggal beberapa poin dari Inter di puncak.

Kegagalan meraih tiga poin penuh melawan tim papan bawah menunjukkan adanya masalah konsistensi yang harus segera diatasi Allegri jika mereka ingin tetap bersaing hingga akhir musim. Mereka kini wajib memenangkan setiap laga sisa sambil berharap rival sekota mereka terpeleset.

Sementara itu, bagi Genoa, satu poin berharga ini adalah dorongan moral yang sangat besar. Hasil hasil imbang AC Milan Genoa ini membantu mereka menjauh dari zona degradasi dan membuktikan bahwa mereka mampu menahan tim-tim elite Italia.