Ford Siapkan Mobil Listrik Murah dengan Otonom Level 3 2028
Uptodai.com - Ford Motor Company secara agresif mengumumkan rencana ambisius untuk menghadirkan mobil listrik murah ke pasar global dalam beberapa tahun ke depan. Kendaraan ini tidak hanya berfokus pada harga yang terjangkau, tetapi juga dibekali kemampuan canggih berupa teknologi swakemudi Level 3.
Target peluncuran teknologi otonom penuh ini dipatok pada tahun 2028. Langkah strategis ini menunjukkan upaya Ford untuk mendemokratisasi fitur canggih yang selama ini didominasi oleh segmen mobil premium, sekaligus merespons persaingan ketat dari produsen EV asal Tiongkok.
Fondasi Baru: Platform Universal Electric Vehicle (UEV)
Pengumuman besar mengenai strategi elektrifikasi ini berakar dari presentasi Ford dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Dalam pameran teknologi tahunan tersebut, pabrikan asal Amerika Serikat ini mengonfirmasi bahwa Level 3 akan menjadi bagian integral dari jajaran Kendaraan Listrik (EV) baru mereka.
Kendaraan-kendaraan masa depan tersebut akan dibangun di atas arsitektur baru yang disebut Universal Electric Vehicle (UEV). Platform UEV dirancang secara khusus untuk menjadi tulang punggung bagi model EV Ford yang lebih efisien, lebih mudah diproduksi, dan yang terpenting, lebih terjangkau bagi konsumen global.
Pickup Kompak Jadi Model Perdana Platform UEV
Model pertama yang direncanakan memanfaatkan platform UEV ini adalah sebuah truk pikap listrik kompak. Produksi model ini dijadwalkan mulai bergulir pada tahun 2027, menandai dimulainya era baru elektrifikasi Ford di segmen kendaraan niaga ringan.
Ford menargetkan harga awal pikap kompak ini berada di kisaran 30.000 dolar AS. Jika dikonversikan, angka tersebut setara dengan kurang lebih Rp 450 jutaan. Harga yang kompetitif ini menjadikannya pesaing serius di segmen EV yang sensitif terhadap harga, terutama di pasar Amerika Utara.
Teknologi Otonom Level 3: Lebih dari Sekadar Bantuan
Teknologi otonom Level 3 yang disiapkan Ford memungkinkan pengemudi melepaskan tangan dan pandangan dari jalan dalam kondisi mengemudi tertentu, seperti di jalan tol atau dalam kemacetan. Ini merupakan lompatan signifikan dari Level 2, di mana pengemudi masih harus siap mengambil alih kendali kapan saja.
Menurut laporan industri, sistem swakemudi canggih ini dikembangkan sepenuhnya oleh tim internal Ford, bukan mengandalkan mitra eksternal. Pengembangan internal ini bertujuan memastikan bahwa teknologi tersebut dapat diintegrasikan secara mulus ke dalam platform UEV, sehingga biaya produksi dapat ditekan.
Ford menyatakan bahwa tujuan utama mereka adalah “mendemokratisasi” teknologi otomatisasi sehingga tidak hanya hadir di mobil-mobil mewah. Meskipun demikian, perusahaan belum merilis detail teknis lengkap mengenai sensor yang digunakan, termasuk apakah mereka akan mengandalkan Lidar atau kombinasi sensor radar dan kamera.
Penting dicatat bahwa kemampuan Teknologi otonom Level 3 kemungkinan besar tidak akan tersedia pada harga dasar kendaraan. Ford diperkirakan akan menawarkannya sebagai fitur tambahan berbayar, meskipun struktur harga final masih dalam tahap evaluasi internal.
Integrasi AI Jauh Sebelum 2028
Sebelum fitur Level 3 hadir pada 2028, Ford juga fokus pada pengembangan elemen perangkat lunak lain yang lebih cepat diimplementasikan. Salah satunya adalah asisten suara berbasis Kecerdasan Buatan (AI).
Asisten suara AI ini dijadwalkan meluncur lebih awal, yakni pada tahun 2026, melalui aplikasi mobile sebelum akhirnya terintegrasi penuh ke dalam sistem kendaraan. Langkah ini menegaskan komitmen Ford untuk memperluas peran teknologi pintar, tidak hanya pada mobil kelas atas, tetapi juga pada kendaraan EV yang lebih terjangkau dan massal.