Kalah di Final, Kepulangan Timnas Argentina Disambut Ribuan Fans
Uptodai.com - Momen hangat menyelimuti kepulangan Timnas Argentina ke tanah air meski mereka baru saja menelan kekalahan pahit di partai final. Ribuan suporter yang setia tetap memadati sepanjang jalan menuju markas Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Buenos Aires pada Senin (20/7/2026). Mereka ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan luar biasa skuad Albiceleste sepanjang turnamen. Suasana haru dan bangga bercampur aduk di tengah kibaran bendera biru-putih yang memenuhi jalanan.
Meskipun gagal mempertahankan gelar juara setelah ditundukkan oleh Spanyol, pencapaian ini tetap dianggap sebagai prestasi yang luar biasa. Argentina hampir saja menyamai rekor legendaris Brasil pada tahun 1962 sebagai tim yang mampu mempertahankan trofi emas secara beruntun. Keberhasilan menembus babak final Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa dominasi sepak bola mereka di kancah internasional masih sangat kuat.
Ketidakhadiran Lionel Messi dalam Rombongan
Namun, ada pemandangan berbeda dalam kepulangan skuad kali ini karena sang kapten ikonik tidak ikut serta. Lionel Messi dilaporkan langsung terbang menuju Florida, Amerika Serikat, bersama rekannya Rodrigo De Paul. Keduanya segera kembali ke markas Inter Miami untuk melanjutkan komitmen mereka di kancah domestik. Ketidakhadiran sang megabintang tidak mengurangi antusiasme para pendukung yang tetap bernyanyi di sepanjang rute bandara.
Sebelumnya, laga pamungkas melawan Spanyol memang menyisakan luka mendalam bagi seluruh skuad asuhan Lionel Scaloni. Messi sendiri mengakui bahwa kekalahan di partai puncak tersebut meninggalkan rasa sakit yang sangat luar biasa bagi dirinya dan tim. Kendati demikian, ia tetap memuji habis-habisan daya juang rekan-rekannya yang telah memberikan segalanya di lapangan hijau. Ia juga mengirimkan pesan menyentuh berisi rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh rakyat Argentina.
Sikap Pemerintah dan Rencana Libur Nasional
Melihat animo masyarakat yang begitu besar, Presiden Argentina Javier Milei sempat menawarkan opsi yang menarik bagi tim nasional. Pemerintah bersedia menetapkan hari libur nasional apabila para pemain bersedia menggelar pawai perayaan resmi bersama publik. Namun, pihak tim memutuskan untuk tidak mengadakan selebrasi besar-besaran karena suasana duka yang masih menyelimuti ruang ganti. Skuad memilih untuk langsung beristirahat dan berkumpul bersama keluarga masing-masing setelah turnamen yang melelahkan.
Bagi para pendukung, perjuangan para pemain di atas lapangan sudah lebih dari cukup untuk membuat mereka bangga. Dukungan tanpa henti ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan masyarakat Argentina terhadap sepak bola melampaui sekadar trofi juara. Kini, fokus Albiceleste akan beralih pada proses regenerasi skuad guna menghadapi kompetisi internasional berikutnya. Mereka optimis bahwa fondasi tim yang ada saat ini akan membawa kejayaan baru di masa depan.