Uptodai.com - Gebrakan signifikan dilakukan manajemen Semen Padang FC jelang dimulainya putaran kedua kompetisi. Untuk memperkuat daya gedor dan memuluskan target selamat dari jerat degradasi, Semen Padang rekrut Maicon Souza, penyerang sayap lincah asal Brasil.

Pemain yang sebelumnya membela Borneo FC ini didatangkan dengan status pinjaman hingga akhir musim. Kedatangan Maicon diharapkan mampu memberikan solusi cepat terhadap masalah produktivitas gol yang selama ini menghantui tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Strategi Darurat Kabau Sirah Demi Keluar Zona Degradasi

Posisi Semen Padang saat ini memang sedang genting. Hingga pekan ke-17 Super League 2025/2026, mereka masih terperosok di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.

Mereka terpaut enam angka dari batas zona aman, sebuah jarak yang cukup menantang untuk dikejar dalam sisa pertandingan yang ada. Oleh karena itu, langkah transfer di jeda paruh musim ini menjadi krusial dan bersifat darurat untuk memastikan Semen Padang keluar zona degradasi.

Direktur Utama Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, menyatakan bahwa kehadiran pemain baru ini adalah upaya maksimal klub. Pihaknya sangat berharap Maicon Souza bisa segera beradaptasi dan menyumbangkan kontribusi maksimal untuk mengangkat posisi tim.

Dampak Instan yang Diharapkan dari Maicon Souza

Maicon Souza direkrut Semen Padang dengan ekspektasi tinggi, terutama untuk meningkatkan daya serang dari sektor sayap. Winger kelahiran 16 Maret 1996 ini dikenal memiliki kecepatan dan fleksibilitas tinggi, mampu beroperasi baik di sisi kiri maupun kanan lapangan.

Selama berseragam Borneo FC, Maicon memang tidak selalu menjadi pilihan utama, tetapi kontribusinya cukup terasa. Ia mencatatkan 15 penampilan dengan torehan dua gol dan tiga assist, meskipun rata-rata bermain hanya selama 43 menit di setiap laga.

Dengan tinggi 1,75 meter, pemain ini diharapkan tidak hanya menjadi pemecah kebuntuan, tetapi juga mampu menambah variasi serangan Kabau Sirah yang selama ini cenderung monoton. Kehadiran Maicon diproyeksikan memberikan dimensi baru bagi skema taktis tim pelatih.

Pengalaman Internasional Menjadi Modal Penting

Sebelum berkiprah di Indonesia, Maicon telah memiliki pengalaman bermain di beberapa liga luar negeri yang cukup kompetitif. Ia sempat membela Naxxars Lions FC dan Birkirkara FC di Divisi 1 Malta, serta Ermesinde 1936 di Portugal.

Latar belakang ini menunjukkan kematangan Maicon dalam menghadapi tekanan kompetisi dan adaptasi di lingkungan baru. Di negara asalnya, Brasil, ia pernah memperkuat klub seperti Jequie, Barcelona BA, dan Rio de Janeiro FC.

Manajemen Semen Padang meyakini bahwa pengalaman internasional Maicon akan menjadi modal penting. Keputusan mendatangkan pemain pinjaman dari sesama kontestan Super League ini merupakan upaya terakhir klub untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.