Uptodai.com - Tinggal selangkah lagi menuju puncak, manajemen Borneo FC menunjukkan keseriusan penuh untuk menghadapi paruh kedua kompetisi. Menjelang putaran krusial Super League 2025/2026, Borneo FC perkuat tim melalui evaluasi menyeluruh terhadap performa skuad yang ada.

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan bahwa proses perbaikan dan penambahan kekuatan tim merupakan langkah yang sangat wajar. Hal ini dilakukan demi menjaga momentum positif yang telah mereka raih di paruh pertama musim, sekaligus memastikan daya saing di fase krusial.

Evaluasi Menyeluruh dan Dukungan Penuh Manajemen

Dandri Dauri menjelaskan bahwa setiap keputusan strategis, termasuk perombakan atau penambahan pemain, telah melalui pertimbangan yang matang. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara manajemen klub dan tim pelatih, dengan tujuan utama mencapai hasil terbaik bagi Pesut Etam.

“Saya menilai hasil pemikiran manajemen dan pelatih tentu melalui kesepakatan demi yang terbaik,” ujar Dandri, Kamis (22/1/2026). Ia menekankan bahwa sinergi antara staf pelatih dan manajemen adalah kunci utama untuk mengambil langkah berani di bursa transfer.

Solusi Kebutuhan Tim: Bursa Transfer atau Langkah Strategis Lain

Dukungan dari manajemen tidak hanya bersifat moral, tetapi juga dalam bentuk pencarian solusi konkret atas kebutuhan tim. Ini bisa berarti mendatangkan pemain pengganti berkualitas tinggi yang sesuai dengan skema pelatih, atau menerapkan langkah strategis lain yang dapat meningkatkan kedalaman skuad.

Manajer Borneo FC ini memastikan bahwa pihaknya akan berusaha keras mencari solusi terbaik. “Sebagai manajemen, saya mendukung penuh dan berusaha mencari solusi, apakah dengan pemain pengganti atau langkah lain,” tambahnya.

Saat ini, tim masih menunggu hasil evaluasi terakhir sebelum melakoni laga perdana putaran kedua. Proses ini menunjukkan bahwa klub tidak ingin terburu-buru, namun tetap bergerak cepat mengingat ketatnya persaingan di papan atas.

Mengincar Puncak Klasemen Super League: Konsistensi Adalah Kunci

Saat ini, Pesut Etam duduk nyaman di peringkat kedua Super League dengan koleksi 37 poin dari 17 pertandingan. Posisi ini menunjukkan performa yang solid, tetapi Dandri Dauri menuntut lebih dari sekadar posisi runner-up.

Ia menyoroti pentingnya kerja keras serta konsistensi tinggi dari seluruh pemain. Meskipun bersyukur atas hasil positif di putaran pertama, Dandri menegaskan bahwa pembenahan tetap menjadi kunci untuk memastikan tim tidak kehilangan momentum di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dandri optimistis bahwa peluang untuk merebut puncak klasemen Super League masih terbuka lebar. “Kesempatan untuk naik ke posisi pertama tetap ada. Jika kita bebenah dan melengkapi kekuatan tim, bukan tidak mungkin posisi dua ini bertahan bahkan naik ke peringkat satu,” tegasnya, memberikan target yang jelas bagi skuadnya.

Ujian pertama bagi Borneo FC dalam upaya pembenahan ini akan segera tiba. Mereka dijadwalkan bertandang ke Stadion Manahan, Solo, untuk menantang Persis Solo. Laga lanjutan Super League musim ini akan digelar pada Jumat (23/1/2026) pukul 15.30 WIB, menjadi penentu awal sejauh mana kekuatan tim telah diperbarui dan siap mengancam posisi teratas.