Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari Anfield, di mana Liverpool jual Andy Robertson dengan harga yang terbilang sangat murah. Bek kiri andalan tersebut kabarnya dipatok hanya £5 juta, atau setara Rp100 miliar, untuk dilepas ke rival Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Keputusan ini diambil The Reds demi bersikap realistis terhadap situasi kontrak sang pemain. Manajemen Liverpool ingin menghindari risiko kehilangan salah satu aset berharga mereka secara cuma-cuma di akhir musim.

Faktor Kontrak dan Usia Jadi Penentu

Harga yang dipatok Liverpool memang jauh di bawah nilai pasar normal pemain sekelas Robertson, yang dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik di Eropa selama bertahun-tahun. Namun, situasi kontraknya kini menjadi faktor penentu utama negosiasi.

Kontrak kapten Timnas Skotlandia ini diketahui hanya menyisakan enam bulan lagi di Anfield. Mengingat usianya yang akan menginjak 32 tahun, nilai pasar Robertson memang tidak lagi setinggi saat ia berada di puncak performanya.

Laporan dari media Inggris menyebutkan bahwa Tottenham Hotspur sangat serius memboyong bek berpengalaman ini. Spurs awalnya berencana menunggu hingga musim panas, tetapi kebutuhan mendesak di sektor pertahanan membuat mereka mempercepat rencana tersebut ke jendela Bursa transfer Liga Inggris Januari.

Robertson Tergeser Sejak Kedatangan Kerkez

Keputusan Liverpool untuk melepas Robertson juga tidak terlepas dari pergeseran hierarki di lini belakang. Sejak kedatangan bek muda Milos Kerkez pada musim panas lalu, posisi Robertson di starting XI mulai tergeser secara signifikan.

Robertson sendiri telah secara terbuka mengakui bahwa ia mulai mempertimbangkan opsi masa depannya setelah jarang mendapat kesempatan bermain. Situasi ini dimanfaatkan Tottenham Hotspur yang melihat celah emas untuk memperkuat pertahanan mereka dengan biaya minimal.

Negosiasi antara kedua klub diprediksi akan segera menemukan titik terang. Nilai transfer £5 juta dinilai masuk akal oleh kedua belah pihak, mengingat The Reds lebih memilih mendapatkan dana segar daripada kehilangan Robertson secara gratis pada Juni mendatang.

Dilema Lini Belakang Arne Slot

Meskipun secara finansial keputusan Liverpool jual Andy Robertson menguntungkan, dari sudut pandang taktis, ini bisa menjadi pukulan telak bagi manajer Arne Slot. The Reds saat ini sudah dihantam badai cedera parah di lini belakang.

Giovanni Leoni dan Conor Bradley dipastikan absen panjang, membuat stok bek sayap dan bek tengah menjadi sangat terbatas. Kepergian Robertson akan semakin memperburuk kedalaman skuad yang sudah tipis.

Joe Gomez Jadi Opsi Serbaguna yang Berisiko

Jika transfer ke Tottenham terealisasi, Joe Gomez berpotensi menjadi opsi cadangan utama yang harus menambal hampir semua posisi pertahanan. Meskipun Gomez dikenal serbaguna dan mampu bermain di bek tengah, bek kanan, maupun bek kiri, situasinya sangat berisiko.

Gomez kerap dibayangi masalah kebugaran sepanjang karier profesionalnya. Mengandalkan Gomez sebagai satu-satunya opsi cadangan utama di tengah jadwal padat Liga Inggris dan kompetisi Eropa bisa menjadi pertaruhan besar bagi ambisi Liverpool meraih gelar musim ini.

Oleh karena itu, manajemen Liverpool kabarnya telah menyiapkan langkah antisipasi darurat. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah memanggil pulang Kostas Tsimikas. Bek asal Yunani ini sedang menjalani masa peminjaman di AS Roma dan berpotensi kembali lebih cepat ke Anfield, terutama karena performanya di Italia dinilai belum cukup konsisten.