Uptodai.com - Vokalis bersuara emas, Judika, kembali mengguncang industri musik dengan proyek terbarunya. Kali ini, ia merilis karya unik di mana Judika nyanyikan puisi Terpikat Pada Cinta, sebuah komposisi yang lahir dari bait-bait sastra.

Lagu ini menandai kolaborasi menarik antara dunia musik pop dan literasi. Puisi tersebut merupakan buah pena dari Melinda E., seorang penulis muda yang dikenal lewat kumpulan puisinya berjudul Jelmaan Merpati.

Transformasi Sastra Menjadi Lagu Pop

Melinda E. dikenal memiliki gaya penulisan yang memotret cinta secara multidimensi. Baginya, cinta bukan sekadar kisah romansa manis, melainkan juga ruang refleksi mendalam mengenai luka, harapan, pencarian makna, hingga keteguhan hati.

Salah satu puisinya kemudian diolah secara hati-hati menjadi lirik lagu “Terpikat Pada Cinta.” Proses adaptasi ini memastikan ruh sastra yang menjadi napas utama puisi tersebut tetap terjaga, meskipun kini dibalut melodi pop yang emosional.

Kata-kata yang awalnya hidup dalam kesunyian halaman buku, kini menjelma menjadi nyanyian yang dapat diakses dan dirasakan oleh jutaan pendengar melalui vokal khas Judika.

Eksplorasi Artistik Baru Judika dan Proses Produksi

Lagu ini diproduksi oleh Semesta Records bersama PT Dua Anak Deo, dengan arahan langsung dari Rian Ekky Pradipta dan Dawairama sebagai produser. Mereka berhasil menciptakan nuansa musikal yang lebih hangat dan terasa sangat personal.

“Terpikat Pada Cinta” menjadi penanda eksplorasi artistik baru dalam perjalanan karier Judika. Komposisi ini menawarkan pengalaman pendengaran yang berbeda, jauh dari balada rock yang biasa ia bawakan, namun tetap mengandalkan kekuatan penjiwaan emosionalnya.

Kesan Mendalam Melinda E. Setelah Puisi Menjadi Nyanyian

Bagi Melinda E., proyek ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan kariernya sebagai penulis. Pasalnya, ini merupakan pertama kalinya karya puisinya dinyanyikan oleh penyanyi dengan jangkauan pendengar yang sangat luas seperti Judika.

Saat konferensi pers di PADEL 5IVE, Kelapa Gading, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026, Melinda E. mengungkapkan rasa takjubnya. Ia merasa hasil akhir lagu tersebut jauh lebih dalam dan menyentuh daripada yang ia bayangkan.

“Ini jauh lebih deep dari yang aku dengar. Ini berasa dalem banget, pas finalnya malah lebih dalam lagi,” ujar Melinda. Ia menambahkan bahwa transformasi dari bentuk tulisan menjadi lagu yang bisa didengarkan oleh banyak orang adalah pengalaman yang luar biasa.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa batas antara literasi dan musik semakin tipis, menghasilkan karya seni yang kaya makna dan mampu menyentuh hati pendengar secara mendalam.