Uptodai.com - Arsenal menang Derbi London Utara dengan skor telak 4-1 saat bertamu ke markas Tottenham Hotspur pada pekan ke-27 Liga Inggris, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Pertandingan yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium ini menyajikan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Ribuan pendukung tuan rumah harus menyaksikan tim kesayangan mereka tak berdaya menghadapi gempuran efektif dari armada Meriam London.

Kemenangan ini sekaligus memperkokoh posisi skuad asuhan Mikel Arteta di puncak klasemen sementara Premier League. Arsenal tampil sangat klinis dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta di area pertahanan lawan. Sebaliknya, Tottenham yang baru saja memulai era baru di bawah kepelatihan Igor Tudor tampak masih kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka.

Dominasi Eberechi Eze di Babak Pertama

Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-32 melalui aksi gemilang Eberechi Eze. Berawal dari kemelut di depan gawang, Bukayo Saka memberikan umpan matang yang langsung disambar Eze menjadi gol pembuka. Gol tersebut sempat membungkam publik tuan rumah yang sejak awal terus memberikan tekanan psikologis kepada para pemain Arsenal.

Namun, kegembiraan para pendukung Arsenal sempat terhenti sejenak hanya dua menit berselang setelah gol pertama. Randal Kolo Muani melakukan aksi individu memukau yang melewati barisan pertahanan The Gunners sebelum melepaskan tendangan mendatar. Bola yang meluncur deras ke pojok gawang tidak mampu dijangkau oleh David Raya, sehingga skor berubah menjadi imbang 1-1 pada menit ke-34.

Pertandingan terus berjalan dengan intensitas tinggi hingga akhir babak pertama, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim saling jual beli serangan, tetapi lini pertahanan masing-masing masih cukup disiplin dalam mematahkan peluang. Skor imbang satu sama menjadi penutup paruh pertama laga yang penuh gengsi ini.

Brace Viktor Gyokeres Hancurkan Pertahanan Spurs

Memasuki babak kedua, Arsenal langsung tancap gas dan kembali memimpin saat laga baru berjalan dua menit. Viktor Gyokeres mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-47 setelah menerima assist akurat dari Jurrien Timber. Tembakan keras Gyokeres dari tepi kotak penalti bersarang telak di sisi kanan gawang Guglielmo Vicario.

The Gunners semakin berada di atas angin dan terus menekan pertahanan Tottenham yang mulai tampak rapuh. Pada menit ke-61, Eberechi Eze mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti. Sepakan rendahnya yang mengarah ke tengah gawang mengubah kedudukan menjadi 3-1 untuk keunggulan tim tamu.

Menjelang akhir pertandingan, Arsenal kembali menambah penderitaan tuan rumah melalui gol penutup di masa injury time. Viktor Gyokeres mencetak gol keduanya pada menit 90+4 setelah menyambar bola liar di area terlarang. Tembakan kerasnya ke sudut kanan atas gawang memastikan kemenangan meyakinkan 4-1 bagi Arsenal di kandang rival abadi mereka.

Posisi Klasemen dan Debut Pahit Igor Tudor

Hasil positif ini membuat Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan koleksi 61 poin dari 27 pertandingan. Mereka kini unggul lima angka dari pesaing terdekat, Manchester City, meskipun sang juara bertahan masih menyimpan satu tabungan laga. Konsistensi yang ditunjukkan Bukayo Saka dan kawan-kawan menjadi sinyal kuat dalam perburuan gelar juara musim ini.

Di sisi lain, debut Igor Tudor sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur berakhir dengan catatan yang sangat pahit. Kekalahan telak di laga derbi tentu menjadi beban berat bagi sang juru taktik dalam mengangkat moral pemainnya. Tottenham kini masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen dengan raihan 29 poin, posisi yang sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar Spurs.

Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Tottenham yang belum mampu keluar dari zona papan bawah klasemen. Igor Tudor memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar untuk memperbaiki koordinasi lini belakang yang terlihat sangat mudah ditembus. Sementara itu, Arsenal akan menatap laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi demi menjaga jarak di puncak klasemen.