Uptodai.com - Pertarungan klasik yang selalu menjanjikan drama akan kembali tersaji saat Atletico Madrid Real Madrid Piala Super Spanyol bertemu di babak semifinal. Laga bertajuk Derby Madrileño ini bukan sekadar perebutan tiket final, melainkan pertaruhan gengsi terbesar di ibu kota Spanyol.

Duel panas ini dijadwalkan berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Jumat (9/1/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Pemenang dari pertandingan sengit ini akan menghadapi salah satu dari Barcelona atau Athletic Bilbao yang bertanding di semifinal lainnya.

Tensi tinggi dipastikan menyelimuti arena, mengingat kedua tim memiliki ambisi besar. Real Madrid datang dengan target meraih gelar Piala Super Spanyol ke-14 mereka, memperkuat dominasi historis mereka. Di sisi lain, Atletico Madrid berjuang untuk trofi keempat mereka dalam kompetisi ini, sebuah pencapaian yang akan sangat berarti bagi skuad asuhan Diego Simeone.

Saling Jegal di King Abdullah Sports City

Atletico Madrid lolos ke kompetisi ini setelah berhasil finis di posisi ketiga La Liga musim sebelumnya. Mereka membawa memori manis dari masa lalu, terutama keberhasilan meraih gelar pada tahun 1985 dan 2014.

Namun, format Piala Super Spanyol yang melibatkan empat tim semifinal sejak 2020 menjadi tantangan tersendiri bagi Los Colchoneros. Sejak format ini diterapkan, rekor Atletico di semifinal terbilang kurang memuaskan, dengan hanya satu kemenangan dari tiga kesempatan.

Satu-satunya keberhasilan mereka di semifinal format baru terjadi pada tahun 2020, ketika mereka berhasil menumbangkan Barcelona 3-2. Ironisnya, mereka kemudian harus mengakui keunggulan Real Madrid di partai puncak melalui adu penalti yang dramatis.

Kekalahan terakhir mereka di semifinal terjadi saat melawan Athletic Bilbao. Catatan ini tentu menjadi beban psikologis yang harus diatasi oleh Simeone dan para pemainnya jika ingin melangkah lebih jauh tahun ini.

Misi Real Madrid dan Kekuatan Lini Tengah

Real Madrid, yang datang sebagai runner-up La Liga, memiliki rekor yang jauh lebih superior dalam format turnamen mini ini. Skuad besutan Carlo Ancelotti berada dalam performa puncak, didukung oleh kekuatan lini tengah yang solid dan lini serang yang eksplosif.

Pertemuan terakhir kedua tim di La Liga pada September lalu menghasilkan kejutan, di mana Atletico berhasil menang 3-1 di Metropolitano. Hasil tersebut menjadi alarm bagi Los Blancos bahwa rival sekota mereka memiliki kemampuan untuk menjegal ambisi mereka.

Fokus utama Real Madrid dalam pertandingan ini adalah mengamankan lini pertahanan mereka dari serangan balik cepat Atletico, yang dipimpin oleh Antoine Griezmann. Kehadiran Jude Bellingham di lini tengah juga akan krusial, mengingat kemampuannya dalam mencetak gol dan mengatur tempo permainan.

Duel Taktik: Simeone Melawan Ancelotti

Pertandingan ini akan menjadi pertarungan strategi antara dua pelatih kawakan, Diego Simeone dan Carlo Ancelotti. Simeone dikenal dengan pendekatan defensifnya yang disiplin dan mengandalkan transisi cepat untuk menghukum lawan.

Sebaliknya, Ancelotti cenderung menerapkan sepak bola yang lebih menyerang dan menguasai bola, memanfaatkan kreativitas pemain seperti Luka Modric, Toni Kroos, dan Vinicius Junior. Siapa pun yang mampu memenangkan pertarungan di lini tengah diprediksi akan mengendalikan jalannya laga.

Mengingat pentingnya pertandingan ini, kedua tim diprediksi akan menurunkan kekuatan terbaik mereka. Pertarungan di Jeddah ini bukan hanya soal memperebutkan trofi, tetapi juga penegasan siapa yang berhak menyandang status sebagai penguasa ibu kota Spanyol.

Para penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan apakah Atletico mampu mengulangi kejutan yang mereka ciptakan di La Liga, atau justru Real Madrid yang akan menunjukkan kualitas mereka sebagai raja Piala Super Spanyol.